PEMATANGSIANTAR — Wali Kota Wesly Silalahi menekankan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak. "Kota kita ini rentan terhadap potensi bencana alam. Menghadapi tantangan ini, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi lintas sektoral sangat mutlak diperlukan," ujarnya di ruang kerjanya, Jumat (22/5/2026).
Perguruan Tinggi Jadi Garda Depan Inovasi Mitigasi
Menurut Wesly, universitas memiliki peran strategis yang lebih dari sekadar pusat ilmu. Ia menyebut institusi pendidikan tinggi harus menjadi garda terdepan dalam melahirkan inovasi mitigasi, riset pemetaan risiko, dan teknologi peringatan dini. Kerja sama ini mencakup tiga pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Kepala Bagian Pemerintahan Setdako Hendra TP Simamora memaparkan latar belakang penandatanganan ini. Menurutnya, dukungan terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pematangsiantar Tahun 2025-2029. "Pemko membuka pintu selebar-lebarnya untuk kegiatan yang berkaitan dengan Tri Dharma dan peningkatan kualitas SDM," kata Hendra.
Fakultas Kesehatan Siap Terjun ke Lapangan
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Advent Surya Nusantara, Dr. Joseph H. Sianipar, MBA, menyambut baik komitmen Pemkot. Ia menegaskan bahwa pihak kampus siap mengambil bagian dalam pelayanan nyata. "Khususnya dalam bidang penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan masyarakat, edukasi kesehatan, dan kesiapsiagaan sosial kemanusiaan," ujar Joseph.
Ia menambahkan, Fakultas Kesehatan universitasnya memiliki kapasitas untuk langsung diterjunkan ke masyarakat. Menurutnya, ketika pemerintah dan perguruan tinggi berjalan bersama, dampaknya akan langsung dirasakan oleh warga. "Ilmu pengetahuan akan bertemu dengan pelayanan, dan pengabdian akan menjadi berkat bagi kota yang kita cintai ini," tuturnya.
Target: Dampak Langsung untuk Warga Pematangsiantar
Wali Kota Wesly berharap kerja sama ini tidak berhenti sebagai dokumen seremonial. Ia menginginkan agar seluruh program yang disepakati dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pembangunan serta peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. "Semoga segala upaya dan niat baik kita untuk mengabdi kepada masyarakat mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa," sebutnya.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal bagi integrasi antara kebijakan pemerintah daerah dan kapasitas akademik perguruan tinggi. Dengan fokus pada mitigasi bencana, Pemkot Pematangsiantar berharap dapat membangun sistem kesiapsiagaan yang lebih kuat berbasis riset dan data ilmiah.