Rangkaian Pemberangkatan Haji Sumut Ditutup, 233 Calon Haji Kloter 17 Dilepas ke Tanah Suci

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Selasa, 12 Mei 2026 | 15:10:42 WIB
Kloter 17 menjadi gelombang terakhir pemberangkatan 233 calon haji Sumut ke Tanah Suci.

MEDAN — Kloter 17 menjadi gelombang terakhir pemberangkatan calon haji asal Sumut ke Tanah Suci. Dengan rampungnya kloter ini, total 5.972 jamaah telah diberangkatkan dari Asrama Haji Medan sejak 21 April hingga 11 Mei 2026.

“Alhamdulillah, kloter 17 ini merupakan yang terakhir kita berangkatkan ke Tanah Suci,” ucap Zulkifli Sitorus seusai melepas rombongan.

Jamaah Diingatkan Soal Aturan Foto dan Video di Arab Saudi

Dalam arahannya, Zulkifli menyoroti pelanggaran yang kerap terjadi di lapangan. Ia memperingatkan jamaah untuk tidak sembarangan mengambil foto atau video di Arab Saudi, terutama yang melibatkan warga setempat.

“Sudah ada jamaah kita hampir dideportasi karena melanggar aturan tersebut,” katanya.

Ia juga meminta jamaah disiplin terhadap peraturan yang berlaku, termasuk larangan merekam di area terlarang. Pelanggaran serupa, menurutnya, bisa berujung pada sanksi hukum dan menghambat kelancaran ibadah.

Komposisi Kloter 17: Dominasi Jamaah dari Medan

Kloter 17 Embarkasi Medan diisi oleh 233 calon haji yang berasal dari delapan kabupaten/kota. Mayoritas jamaah berasal dari Kota Medan, yakni sebanyak 202 orang. Sisanya tersebar dari Deli Serdang (13), Serdang Bedagai (5), Padangsidempuan (2), Tapanuli Tengah (2), serta masing-masing satu orang dari Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Labuhanbatu Selatan. Enam petugas kloter juga turut mendampingi.

Satu Jamaah Terpaksa Menunda Keberangkatan karena Sakit

Meski seluruh jamaah telah siap berangkat, satu orang atas nama Rahmaini Daulay asal Labuhanbatu dengan nomor manifes 176 terpaksa menunda keberangkatan ke Tanah Suci akibat sakit. Data ini tercatat dalam manifes PPIH Embarkasi Medan.

Zulkifli berpesan agar jamaah yang berangkat menjaga kondisi fisik dan memanfaatkan musim haji tahun ini sebaik mungkin. “Bisa jadi, ini kesempatan terakhir menunaikan ibadah haji. Laksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan dan kedisiplinan agar meraih haji yang mabrur,” tuturnya.

Pesan untuk Jamaah: Jaga Kekompakan dan Hindari Sifat Iri

Selain aturan teknis, Zulkifli juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan selama di Tanah Suci. Ia meminta jamaah untuk saling menolong dan meninggalkan sifat iri serta dengki.

“Bangun kebersamaan, saling menolong, tinggalkan sifat iri, tinggalkan sifat dengki agar memperoleh predikat haji mabrur,” kata Zulkifli.

Ia menambahkan, di Tanah Suci tidak ada lagi perbedaan asal daerah. Semua jamaah adalah calon haji Indonesia yang harus saling mendukung selama menjalankan rangkaian ibadah.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top