PEMATANGSIANTAR — Sebanyak 35 perusahaan dari berbagai sektor meramaikan Job Fair 2026 yang digelar Dinas Ketenagakerjaan Kota Pematangsiantar. Total lowongan yang tersedia mencapai 939 posisi, mencakup bidang kesehatan, keuangan, ritel, otomotif, telekomunikasi, logistik, manufaktur, perkebunan, hingga pertanian.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi membuka langsung acara pada Rabu (22/7). Ia mendorong para pencari kerja untuk memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya.
"Dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan ijazah, tetapi juga keterampilan dan sikap yang baik," ujar Wesly dalam sambutannya.
Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa persaingan di pasar kerja tidak lagi sekadar urusan nilai akademik. Soft skill dan kompetensi teknis menjadi pembeda utama bagi pelamar.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Pematangsiantar Drs Robert Samosir menjelaskan, kegiatan berlangsung di Auditorium Radjamin Purba Universitas Simalungun. Seluruh proses rekrutmen dilakukan secara langsung di tempat.
Menurut Robert, Job Fair 2026 bertujuan membantu pencari kerja mendapatkan pekerjaan yang sesuai latar belakang, bakat, dan kompetensi masing-masing. Di sisi lain, acara ini juga memudahkan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja secara tepat, efisien, dan transparan.
Perusahaan yang berpartisipasi bergerak di sembilan sektor strategis. Sektor kesehatan, keuangan, dan ritel menjadi andalan utama, diikuti otomotif, layanan telekomunikasi, dan logistik. Manufaktur, perkebunan, serta pertanian juga turut membuka lowongan dalam jumlah signifikan.
Pemerintah Kota Pematangsiantar berharap gelaran ini mampu menekan angka pengangguran di wilayah tersebut. Dengan 939 posisi yang tersedia, ajang ini menjadi salah satu bursa kerja terbesar di kawasan Sumatera Utara pada tahun ini.