MagSafe vs Qi2: Standar Charging Magnetik iPhone dan Android Kini Setara 25W

Penulis: Syahrul Karim  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:09:01 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima kunjungan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (1/4/2025).

SUMATERA UTARA — Apple memperkenalkan MagSafe pada iPhone 12 sebagai solusi atas masalah klasik pengisian daya nirkabel: ketidaksejajaran kumparan. Cincin magnet di punggung iPhone memastikan aksesori menempel presisi, sekaligus menaikkan kecepatan charging dari 7,5W menjadi 15W. Kini, teknologi yang sama telah diadopsi sebagai standar terbuka bernama Qi2 oleh Wireless Power Consortium (WPC), organisasi yang juga menaungi standar Qi lama.

Qi2 dan MagSafe: Satu Teknologi, Dua Label

Pada 2023, WPC mengumumkan Apple mendonasikan spesifikasi MagSafe sebagai dasar profil Magnetic Power Profile untuk standar Qi2. Artinya, secara teknis tidak ada perbedaan antara kumparan pengisian dan susunan magnet pada iPhone 17 series dengan Google Pixel 10 atau Samsung Galaxy S26 Ultra yang mendukung Qi2.

Konsekuensinya, aksesori bermagnet seperti power bank atau charger duduk bersertifikasi Qi2 bisa dipakai di iPhone, dan sebaliknya. Satu-satunya kendala adalah dimensi fisik—misalnya power bank yang dirancang khusus untuk bodi iPhone 17 mungkin tidak muat di Pixel 10 yang punya camera bar horizontal lebih lebar.

Kecepatan 25W: Syarat Utama yang Harus Anda Cek

Baik MagSafe maupun Qi2 sudah berevolusi sejak debut 2020. iPhone 17 dan 17 Pro mendukung pengisian 25W melalui

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top