Jembatan Gantung di Paluta Masuki Tahap Pengecatan, Akses Warga Halongonan Timur Menuju Pulih

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Kamis, 03 September 2026 | 19:37:31 WIB
Personel TNI AD dan tukang setempat mengecat tiang pilon jembatan gantung di Desa Bolatan, Halongonan Timur, Paluta, Rabu (2/9/2026).

PADANG LAWAS UTARA — Personel TNI AD bersama tukang setempat kini tengah mengebut penyelesaian pembangunan jembatan gantung di Desa Bolatan, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Pekerjaan Rabu (2/9/2026) itu mencakup pengecatan tiang pilon berwarna merah putih, pemasangan kabel seling angin, hingga pengelasan pagar jembatan.

Mengapa Jembatan Ini Krusial Bagi Warga?

Akses ini menjadi penghubung utama warga Desa Bolatan menuju Desa Situmbaga dan kawasan perkebunan di sekitarnya, termasuk Desa Sihopuk Baru. Jembatan sebelumnya rusak termakan usia, sehingga mobilitas harian warga untuk aktivitas ekonomi dan sosial terganggu.

Pembangunan Prakarsa Presiden Prabowo

Proyek ini diinisiasi Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang mendukung kebutuhan masyarakat pedesaan. Dalam pengerjaannya, TNI AD mengerahkan dua personel Kodim 0212/TS, lima personel Yon TP 901 Suhul Gading, personel Denzibang, serta dibantu empat orang tukang.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Sandy S.I.P., M.Han., mengatakan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat sebagai akses penghubung antardesa dan menuju kawasan perkebunan.

"Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat sebagai akses penghubung antardesa dan menuju kawasan perkebunan. Kami berharap pembangunan dapat segera selesai sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari," kata Sandy.

Target Penyelesaian dan Dampak ke Warga

Dengan progres yang mencapai 75 persen, jembatan gantung ini ditargetkan segera rampung. Pulihnya akses tersebut dinilai mampu memperlancar aktivitas warga antardesa sekaligus mendukung mobilitas masyarakat menuju kawasan perkebunan di wilayah Paluta.

Seluruh rangkaian pekerjaan hingga saat ini berjalan aman dan terkendali. Jembatan ini nantinya menjadi infrastruktur vital yang menopang kegiatan ekonomi warga di Halongonan Timur.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: tobasatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top