SAMOSIR — Prosesi groundbreaking PATS Pakpahan diawali ritual adat masyarakat setempat. Ritual itu digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap adat istiadat sekaligus doa dan harapan agar pembangunan berjalan lancar serta memberi manfaat berkelanjutan bagi warga.
Pembangunan PATS di Desa Pakpahan menjadi kelanjutan pemanfaatan teknologi energi terbarukan di Samosir. Sebelumnya, PATS di Desa Sibonor Ompu Ratus, Kecamatan Nainggolan, lebih dulu mendapat dukungan serupa dari pemerintah pusat.
Deputi Bappenas Leonardo Adypurnama alias Teguh Sambodo menyebut perluasan program ke Desa Pakpahan dilakukan untuk memperbesar dampak positif bagi masyarakat. Infrastruktur hijau ini dirancang menyesuaikan kondisi topografi Samosir dengan mengalirkan air menuju lahan pertanian di dataran yang lebih tinggi.
Pemanfaatan energi surya diproyeksikan memangkas kebutuhan BBM untuk operasional pompa. Efisiensi pertanian ikut meningkat sekaligus membantu menurunkan emisi karbon.
Dengan adanya PATS, jumlah tanam petani akan meningkat. Produksi panen padi diproyeksikan naik dari 96 ton per tahun menjadi 288 ton.
Leonardo mengapresiasi Pemerintah Inggris, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan Bupati Samosir yang dinilai progresif memperkuat komitmen pembangunan rendah karbon. Dukungan itu termasuk penyediaan lahan bersama masyarakat untuk tapak panel surya, jalur, dan reservoir.
"Fasilitas ini hadir sebagai pengungkit kemajuan ekonomi, sosial dan lingkungan secara intensif dan berkelanjutan. Samosir ini berdiri sebagai model percontohan nasional untuk pembangunan rendah karbon berbasis komunitas yang siap direplikasi di penjuru Indonesia," kata Teguh.
Setelah konstruksi selesai, masyarakat diharapkan memiliki kepedulian dan rasa memiliki yang tinggi untuk menjaga fasilitas tersebut.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kementerian PPN/Bappenas yang didukung Pemerintah Inggris melalui UKFCDO Jakarta. Menurutnya, kehadiran PATS menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra pembangunan, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan petani.
"Ini merupakan kepercayaan yang harus kita jaga. Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus mendorong pembangunan yang menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya petani. Dengan ketersediaan air yang lebih baik, kita berharap produktivitas pertanian meningkat dan pada akhirnya memberikan dampak terhadap kesejahteraan petani," ujar Vandiko.
Pembangunan PATS Pakpahan menjadi langkah konkret memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Komitmen tersebut memperkuat arah pembangunan Samosir yang memadukan peningkatan produktivitas dengan perlindungan lingkungan berkelanjutan.