MEDAN — Sumardji menyebut dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci pembinaan Timnas Indonesia, khususnya di level kelompok umur. Ia mengaku sudah meminta dukungan serupa dari sejumlah gubernur di Indonesia untuk penyelenggaraan agenda Timnas. Namun, menurut dia, dukungan seperti yang diberikan Pemprov Sumut masih jarang ditemui.
"Sebagai Ketua BTN, saya ucapkan rasa terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara. Beliau gubernur yang peduli terhadap perkembangan Timnas," ujar Sumardji.
Sumardji juga menyoroti kehadiran Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam kongres tersebut. Baginya, kehadiran kepala daerah memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan PSSI.
"Kongres sudah berjalan di beberapa provinsi, hanya di sini gubernur mau hadir. Berarti ini komitmen Pak Gubernur untuk sepakbola kita," tegasnya.
Rekam jejak Sumut sebagai tuan rumah turnamen cukup panjang. Pada Agustus 2025, provinsi ini menggelar Piala Kemerdekaan 2025 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang. Turnamen itu menjadi ajang persiapan menuju Piala Dunia U-17 dan diikuti empat tim, termasuk Timnas Indonesia U-17.
Sumut kembali dipercaya menyelenggarakan ASEAN U-19 Boys Championship atau Piala AFF U-19 2026 pada 1-14 Juni 2026. Turnamen yang diikuti 11 negara itu berlangsung di tiga stadion, yakni Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Madya 1 di Deli Serdang, dan Stadion Teladan Medan.
Di tingkat lokal, kompetisi terus bergulir. Victory Dairi menjuarai Liga 4 zona Sumut 2025 setelah mengalahkan PS Kwarta Deli Serdang dengan skor 1-0 di final. Kedua tim kemudian melaju ke Liga 4 tingkat nasional.
Sumardji berharap dukungan Sumatera Utara bisa menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain untuk ikut berperan dalam pengembangan sepakbola Indonesia.
"Semoga ke depan banyak lagi pemerintah daerah yang peduli terhadap sepakbola. Saya jadi semangat jika begini," katanya.
Bobby Nasution berharap kolaborasi antara Pemprov Sumut dan PSSI Sumut terus berlanjut. Ia mendorong penyelenggaraan lebih banyak ajang nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat pembinaan agar sepak bola Sumatera Utara mampu melahirkan prestasi.
"Event sudah baik, tinggal bagaimana caranya Sumut bisa mendapatkan piala melalui PSSI," kata Bobby.