Disdik Sumut Perpanjang PJJ Seluruh Sekolah 16-21 Oktober 2026 Imbas Kabut Asap Karhutla

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Jumat, 16 Oktober 2026 | 12:31:01 WIB
Dinas Pendidikan Sumatera Utara memperpanjang pembelajaran jarak jauh seluruh sekolah pada 16-21 Oktober 2026 akibat kabut asap karhutla.

MEDAN — Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Alexander Sinulingga menyatakan kebijakan ini menindaklanjuti Instruksi Gubernur Sumut Bobby Nasution terkait penanganan dampak kabut asap di sejumlah wilayah. Surat edaran yang diteken Disdik Sumut mengatur penyesuaian kegiatan pembelajaran dan pola kerja pada satuan pendidikan selama periode darurat asap.

"Kebijakan ini juga sebagai upaya perlindungan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan sehingga perlu dilaksanakannya penyesuaian kegiatan pembelajaran dan pola kerja pada satuan pendidikan," ujar Alexander, Jumat (16/10).

Seluruh Jenjang Wajib Belajar dari Rumah

PJJ diberlakukan menyeluruh di seluruh satuan pendidikan, mulai PAUD/TK, SD, SMP, SMA, SMK, hingga SLB sederajat. Murid diminta belajar dari rumah masing-masing melalui platform digital atau media komunikasi yang disesuaikan pihak sekolah.

Pihak sekolah juga diwajibkan memastikan materi tetap tersampaikan secara proporsional dan tidak memberatkan peserta didik. Orang tua atau wali murid diminta mengawasi anak selama jam belajar dan membatasi aktivitas di luar rumah.

Guru dan Tenaga Kependidikan Bekerja dari Rumah

Mekanisme kehadiran pendidik dan tenaga kependidikan dilaksanakan secara WFH atau bekerja dari rumah. Kepala satuan pendidikan bertanggung jawab memantau pelaksanaan PJJ dan melaporkan hasilnya kepada kepala dinas pendidikan kabupaten/kota serta kepala cabang dinas pendidikan provinsi.

Evaluasi PJJ akan dilakukan berkala dengan memperhatikan kondisi kualitas udara dan petunjuk pihak berwenang. Informasi soal perpanjangan atau kembalinya kegiatan belajar tatap muka akan disampaikan kemudian.

Jarak Pandang di Kualanamu hingga Silangit Turun 1-3 Km

Kepala BBMKG Wilayah I Medan Hendro Nugroho menyebut kualitas udara di sejumlah wilayah Sumut berada dalam kategori sedang hingga tidak sehat berdasarkan pemantauan 15 Oktober 2026. Hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Kualanamu, Aek Godang, dan Silangit pada 15 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB menunjukkan penurunan jarak pandang berkisar 1-3 km.

"Masyarakat juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk dan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel asap," kata Hendro.

Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Sumut disebut berasal dari kiriman wilayah Sumatera Bagian Selatan dan Kalimantan yang terbawa pergerakan massa udara. Warga diimbau berhati-hati saat berkendara, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menyalakan lampu kendaraan saat jarak pandang rendah.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top