MEDAN — Operasi Sadar Pajak menyasar kendaraan pribadi yang masa berlaku pajaknya telah habis atau masih memiliki tunggakan. Selain kepolisian, operasi di Jalan Abdul Haris Nasution melibatkan Dinas Perhubungan, Satpol PP, PT Jasa Raharja, dan personel Polisi Militer.
Seluruh personel mengikuti apel kesiapan sebelum operasi dimulai. Petugas lalu memeriksa kendaraan yang melintas dan mencatat tunggakan pajak pemiliknya.
Kepala UPTD Bapenda Medan Selatan Ismail Siregar menegaskan, petugas tidak melakukan penilangan terhadap pengendara yang menunggak pajak. Pemilik kendaraan diberikan surat peringatan dan diminta membuat surat pernyataan untuk segera melunasi kewajibannya.
"Kita bersama Ditlantas tidak melakukan penilangan, namun pemilik kendaraan diminta membuat surat pernyataan dan petugas kita memberitahukan jumlah tunggakan pajak yang harus dibayarkan," jelas Ismail.
Pendekatan persuasif dipilih agar masyarakat teringat kewajibannya tanpa merasa dihukum di jalan. Petugas di lokasi sekaligus menginformasikan besaran tunggakan yang harus dibayar.
Bapenda Sumut menghadirkan layanan bus pajak keliling di lokasi operasi. Lewat fasilitas itu, pemilik kendaraan dapat langsung mengecek besaran tunggakan sekaligus membayar pajak saat itu juga.
"Untuk mempermudah masyarakat membayar pajak, kami juga telah menyediakan bus keliling dan aplikasi e-Samsat agar mempermudah masyarakat mengecek berapa jumlah pajak kendaraan mereka," ucap Ismail.
Layanan e-Samsat memungkinkan pengecekan tunggakan dari ponsel tanpa harus datang ke kantor pajak. Bagi pengendara yang ditemukan di lokasi operasi, pembayaran bisa dituntaskan di bus keliling.
Ismail mengingatkan, tunggakan yang dibiarkan akan terus bertambah dan menyulitkan pemilik kendaraan. Nilai pajak yang menumpuk membuat beban pembayaran semakin berat saat akhirnya dilunasi.
"Melalui operasi ini, kita mengingatkan masyarakat yang mungkin lupa membayar pajak kendaraannya agar segera melakukan pembayaran. Jika terus dibiarkan, tunggakan pajak akan semakin bertambah dan dapat menyulitkan pemilik kendaraan," ujarnya.
Operasi Sadar Pajak diharapkan mendorong tertib administrasi kendaraan bermotor di Sumatera Utara. Kepatuhan membayar pajak juga dinilai berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah.
"Pajak masyarakat yang dibayarkan akan mendukung pembangunan di Sumut," ucap Ismail.