Pencarian

Kabar Duka, Anggota IV BPK Haerul Saleh Wafat di Usia 44 Tahun

Jumat, 08 Mei 2026 • 12:31:01 WIB
Kabar Duka, Anggota IV BPK Haerul Saleh Wafat di Usia 44 Tahun
Haerul Saleh, Anggota IV BPK, meninggal dunia akibat kebakaran di kediamannya.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berduka atas wafatnya Anggota IV BPK Haerul Saleh akibat musibah kebakaran di kediamannya pada Jumat (8/5/2026) pagi. Kepergian pria berusia 44 tahun tersebut meninggalkan duka mendalam bagi jajaran kementerian dan lembaga negara, termasuk Kementerian Pertanian yang merupakan mitra kerja strategisnya.

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) kehilangan salah satu putra terbaiknya. Anggota IV BPK, Haerul Saleh, dikonfirmasi meninggal dunia di Jakarta. Kabar duka ini mengejutkan banyak pihak, mengingat almarhum masih aktif menjalankan tugasnya sebagai pimpinan lembaga pemeriksa eksternal pemerintah tersebut.

Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK, Teguh Widodo, menyatakan bahwa pimpinan dan segenap keluarga besar BPK menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian almarhum. Haerul Saleh merupakan figur penting di BPK yang menjabat sejak April 2022, membawa pengalaman luas dalam pengawasan tata kelola keuangan negara.

Jenazah saat ini disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan. Rencananya, almarhum akan diterbangkan ke kampung halamannya di Kolaka, Sulawesi Tenggara, untuk prosesi pemakaman. Pihak keluarga meminta ruang privasi selama masa berkabung ini berlangsung.

Kronologi Insiden Kebakaran di Kediaman

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, musibah kebakaran yang merenggut nyawa Haerul Saleh terjadi begitu cepat. Saat kejadian, almarhum dilaporkan tengah berada di rumah untuk mengawasi proses renovasi yang sedang berjalan. Beberapa pekerja bangunan juga berada di lokasi saat api mulai muncul.

Saksi mata di kediaman menyebutkan bahwa asap hitam pekat tiba-tiba membubung tinggi dari salah satu sudut bangunan. Upaya pemadaman mandiri sempat dilakukan, namun api yang membesar dengan cepat membuat evakuasi menjadi sulit. Almarhum diduga terjebak di dalam ruangan saat asap tebal memenuhi area rumah.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang langsung melayat ke rumah sakit setelah mendengar kabar tersebut, sempat mendengarkan kronologis singkat dari asisten rumah tangga almarhum. Kejadian tragis ini menjadi pukulan berat bagi kolega dan kerabat yang mengenal sosok almarhum sebagai pribadi yang sangat sederhana.

Penghormatan Mentan Amran Sulaiman

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan rasa duka cita yang mendalam mewakili jajaran Kementerian Pertanian. Amran mengenang Haerul Saleh sebagai sosok pejabat publik yang memiliki integritas tinggi dan selalu mengedepankan profesionalisme dalam bekerja. Hubungan kerja antara Kementan dan BPK di bawah koordinasi Anggota IV selama ini dinilai berjalan sangat objektif.

"Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang baik," ujar Amran di Jakarta, Jumat (8/5/2026). Menurutnya, Indonesia kehilangan figur yang selalu menghargai kerja keras dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya.

Amran juga menekankan bahwa dedikasi almarhum dalam mengawal transparansi keuangan negara patut menjadi teladan. Selama menjabat sebagai Anggota IV BPK, Haerul Saleh bertanggung jawab mengawasi audit di sejumlah kementerian krusial, termasuk Kementerian Pertanian serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Rekam Jejak dan Kontribusi di BPK

Haerul Saleh resmi dilantik menjadi Anggota BPK pada April 2022 setelah melalui proses fit and proper test di DPR RI. Sebelum berkarier di BPK, almarhum dikenal memiliki latar belakang yang kuat di bidang legislatif, yang membantunya dalam memahami dinamika kebijakan publik dan pengawasan anggaran negara secara komprehensif.

Selama dua tahun masa jabatannya, almarhum aktif mendorong perbaikan sistem pelaporan keuangan di berbagai lembaga pemerintah. Fokusnya adalah memastikan setiap rupiah uang negara digunakan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor pangan dan infrastruktur lingkungan.

Kepergian Haerul Saleh di usia yang relatif muda, 44 tahun, menjadi kehilangan besar bagi penguatan integritas birokrasi di Indonesia. Warisan pemikiran dan ketegasan almarhum dalam menjaga akuntabilitas diharapkan terus berlanjut di lingkungan BPK RI demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan transparan.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks