Pencarian

Pemkot Medan Genjot PAD Lewat Digitalisasi Pajak Siledak di Tiap Kecamatan

Jumat, 08 Mei 2026 • 19:05:01 WIB
Pemkot Medan Genjot PAD Lewat Digitalisasi Pajak Siledak di Tiap Kecamatan
Aparatur kecamatan Medan mengikuti pelatihan penggunaan aplikasi Siledak untuk digitalisasi pajak daerah.

MEDAN — Pemerintah Kota Medan kini mengintensifkan pelaksanaan coaching clinic penggunaan aplikasi Sistem Laporan Ekstensifikasi Data Wajib Pajak (Siledak) di seluruh wilayah kecamatan. Program ini menjadi bagian dari transformasi digital untuk memastikan pendataan wajib pajak daerah berjalan lebih akurat dan terintegrasi hingga ke level akar rumput.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, Agha, menjelaskan bahwa penguatan kapasitas aparatur di tingkat kecamatan sangat krusial. Hal ini dikarenakan mereka berada di garda terdepan dalam proses pemutakhiran data yang menjadi dasar penarikan pajak daerah.

"Coaching clinic ini sebagai upaya mengimplementasikan sistem digital berjalan optimal hingga ke tingkat kecamatan," ujar Agha di Medan, Rabu.

Aparatur Kecamatan Dilatih Kelola Fitur dan Kendala Teknis Aplikasi

Dalam pelatihan ini, jajaran aparatur di kecamatan tidak hanya sekadar mengenal tampilan aplikasi. Mereka mendapatkan pendampingan teknis langsung dari Bidang Pengembang dan Pengendalian Pajak Daerah serta Tim IT Bapenda Medan untuk menguasai seluruh fungsi sistem tersebut.

Materi pelatihan mencakup tata cara penggunaan fitur-fitur aplikasi, prosedur input data yang valid, hingga langkah-langkah penanganan jika terjadi kendala teknis di lapangan. Dengan penguasaan teknologi ini, jajaran kecamatan diharapkan mampu melakukan ekstensifikasi data wajib pajak dengan lebih cepat dan transparan.

"Kegiatan ini menjadi wujud komitmen dalam meningkatkan kapasitas aparatur, khususnya dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengelolaan pajak daerah yang lebih modern," kata Agha.

Target Peningkatan PAD Melalui Integrasi Data Antar-Lembaga

Siledak dirancang bukan hanya sebagai alat input data, melainkan juga sebagai sarana integrasi dan komunikasi antara Bapenda dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Sinergi data ini menjadi kunci utama Pemkot Medan dalam mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih tinggi.

Agha menekankan bahwa aplikasi ini adalah terobosan untuk meminimalkan kebocoran potensi pajak. Melalui sosialisasi dan pelatihan yang masif, pihaknya menargetkan penggunaan Siledak bisa berjalan serentak dan optimal di seluruh wilayah tanpa terkecuali.

Langkah strategis ini sejalan dengan instruksi Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, yang menuntut optimalisasi kinerja di seluruh lini pemerintahan. Rico meminta jajaran dari tingkat atas hingga bawah untuk tidak pasif dalam melihat potensi pendapatan daerah.

"Seluruh organisasi perangkat daerah mau pun jajaran hingga tingkat bawah untuk memaksimalkan potensi yang ada dalam meningkatkan pendapatan asli daerah tersebut," ujar Rico Waas.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks