Pencarian

Cuaca Ekstrem Landa Seluruh Kepulauan Nias, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga Siang

Rabu, 13 Mei 2026 • 13:05:57 WIB
Cuaca Ekstrem Landa Seluruh Kepulauan Nias, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga Siang
BMKG keluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di seluruh Kepulauan Nias hingga siang hari.

GUNUNGSITOLI — BMKG melaporkan potensi cuaca ekstrem meluas ke seluruh kawasan strategis di Pulau Nias. Berdasarkan rilis yang diterbitkan pukul 08.00 WIB, peringatan dini ini mencakup Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, dan Kota Gunungsitoli.

Di Kabupaten Nias, wilayah seperti Gido, Idanogawo, Bawolato, Ulugawo, Ma’u, Somolo-Molo hingga Sogaeadu masuk dalam zona waspada. Sementara itu, Kabupaten Nias Selatan menjadi daerah dengan cakupan terluas, meliputi Kecamatan Teluk Dalam, Lolomatua, Gomo, Lahusa, Amandraya, Hibala, Pulau-Pulau Batu, dan Tanah Masa.

Apa Saja Wilayah yang Paling Berpotensi Terdampak?

Peringatan BMKG tidak hanya terpusat di satu titik. Di Kabupaten Nias Utara, kecamatan seperti Lotu, Lahewa, Tuhemberua, dan Afulu diprediksi ikut diguyur hujan lebat. Sedangkan di Kabupaten Nias Barat, kawasan Lahomi, Sirombu, dan Mandrehe juga masuk dalam daftar waspada.

Kota Gunungsitoli, sebagai pusat pemerintahan di pulau tersebut, berpotensi mengalami hujan disertai petir dan angin kencang. Wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Gunungsitoli Utara, Gunungsitoli Idanoi, dan Gunungsitoli Alo’oa.

Mengapa Pulau Nias Menjadi Pusat Cuaca Ekstrem?

Secara geografis, Pulau Nias berada di Samudera Hindia yang sangat dipengaruhi dinamika cuaca laut. BMKG menjelaskan bahwa peningkatan kelembapan udara dan suhu permukaan laut yang menghangat memicu pertumbuhan awan konvektif secara cepat. Kondisi ini kerap menghasilkan hujan intensitas tinggi dalam durasi singkat yang disertai petir dan angin kencang, terutama di daerah pesisir dan perbukitan.

Cuaca buruk ini berpotensi memicu pohon tumbang, banjir lokal, jalan licin, hingga gangguan aktivitas pelayaran antar pulau. Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Cuaca Buruk Merembet ke Pantai Barat Sumut

Tak hanya Kepulauan Nias, BMKG juga memperingatkan potensi perluasan cuaca ekstrem ke sejumlah daerah lain di Sumatera Utara. Wilayah pantai barat seperti Kabupaten Tapanuli Tengah diprediksi terdampak, terutama di Kecamatan Sorkam, Manduamas, Kolang, Tapian Nauli, hingga Barus Utara.

Di kawasan dataran tinggi, potensi hujan lebat mengintai Tarutung, Sipoholon, Siborong-Borong, dan Pangaribuan di Kabupaten Tapanuli Utara. BMKG turut mencatat potensi cuaca buruk di Mandailing Natal, Humbang Hasundutan, hingga Kabupaten Toba.

Imbauan BMKG: Waspada Pohon Tumbang dan Gelombang Tinggi

BMKG mengingatkan warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai petir terjadi. Masyarakat diminta memastikan saluran drainase tetap bersih dan menghindari berteduh di bawah pohon besar ketika angin kencang melanda.

Bagi pengguna transportasi laut di kawasan Kepulauan Nias, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena cuaca buruk dapat memengaruhi tinggi gelombang dan jarak pandang. Informasi cuaca resmi dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG untuk perkembangan terkini.

Bagikan
Sumber: mistar.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks