SERDANG BEDAGAI — Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Kaharuddin, MM, menegaskan peran strategis ibu sebagai madrasah pertama dalam keluarga. Menurutnya, pengajian MTMD bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan benteng moral untuk menghadapi derasnya arus informasi dan pergaulan bebas yang mengancam anak-anak.
Ibu sebagai Garda Terdepan Cegah Narkoba
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kaharuddin, Bupati mengapresiasi MTMD yang dinilai berkontribusi besar mencetak generasi religius di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.
"Nama ‘Dambaan’ yang melekat pada majelis ini bukan sekadar nama, tapi doa agar ibu-ibu sekalian benar-benar menjadi sosok yang didambakan oleh keluarga karena kesalehannya, dan didambakan oleh masyarakat karena kontribusinya," ujarnya.
Bupati menekankan bahwa ibu memiliki peran vital dalam membentengi anak dari pengaruh negatif di era digital, termasuk bahaya narkoba dan pergaulan bebas. “Tujuan kegiatan pengajian MTMD adalah untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan tentang keagamaan bagi kita agar lebih mendekatkan diri dan meningkatkan kualitas iman dan taqwa kepada Allah SWT,” katanya.
Ketua MTMD: Pengawasan Keluarga Benteng Utama
Ketua MTMD Kabupaten Sergai Rosmaida Darma Wijaya mengingatkan bahwa ancaman narkoba kini menjadi persoalan serius di tengah masyarakat. Ia meminta orang tua tidak lengah mengawasi pergaulan anak-anak mereka.
“Kita harus benar-benar mengawasi dan menjaga anak-anak agar tidak terpengaruh oleh kejahatan-kejahatan yang ada di lingkungan kita. Kejahatan yang paling dekat dengan anak-anak kita adalah narkoba,” tegasnya.
Rosmaida menambahkan, pengawasan keluarga menjadi benteng utama yang tidak bisa digantikan oleh pihak mana pun. “Jangan sampai anak kita mengenal bentuk narkoba itu. Kalau sudah kenal, pikirannya rusak dan akalnya juga rusak. Tidak ada yang bisa menjaga dan menyelamatkan anak kita selain kita sebagai orang tua,” pungkasnya.
Pengajian Digandengkan dengan Pasar Murah dan Cek Kesehatan
Acara yang mengusung tema “Mempererat Tali Silaturahmi Sesama Muslimah Menuju Jannah dengan Banyak Beribadah yang Menjadi Dambaan Setiap Insan” ini berlangsung khidmat. Setelah tausiyah dari Al-Ustadz M. Ikrom Khan Panjaitan, S.Pd, panitia menggelar doa bersama.
Tak hanya pengajian, kegiatan ini juga diisi pasar murah kebutuhan pokok seperti gula, beras, minyak goreng, dan telur. Warga yang hadir juga bisa memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis. Sebagai puncak acara, panitia menyantuni anak yatim di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DWP Sergai Ny Mafa Yanny Suwanto, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Dra. Fitrianti, M.Si, Kepala Bapenda Sri Rahmayani, S.Sos, M.Si, Camat Tebing Tinggi Andy Akbar Perdana, S.STP, M.Si, serta unsur Forkopimcam Tebing Tinggi.