MEDAN — Lonjakan harga tiket pesawat tidak hanya terjadi pada penerbangan antarprovinsi. Rute domestik di dalam wilayah Sumatera Utara pun mengalami kenaikan signifikan, dengan tarif termurah di atas Rp 1 juta per orang.
Kondisi ini menjadi beban tambahan bagi masyarakat yang mengandalkan transportasi udara untuk memangkas waktu tempuh. Salah satu yang paling mencolok adalah rute dari Bandara Kualanamu menuju Bandara Silangit di kawasan Danau Toba.
Rute Termahal: Silangit-Gunungsitoli Rp 4 Juta
Data dari platform pemesanan tiket menunjukkan, harga tiket pesawat untuk rute Silangit menuju Gunungsitoli, Nias, tercatat paling mahal. Penumpang harus menyiapkan dana hingga Rp 4 juta untuk sekali perjalanan menggunakan maskapai yang melayani rute tersebut.
Durasi penerbangan yang singkat menjadi alasan utama warga tetap memilih jalur udara. Namun, nominal tersebut jauh di atas tarif normal yang biasanya berkisar di angka yang lebih rendah.
Rute Kualanamu-Silangit Rp 3,4 Juta, Sibolga-Gunungsitoli Rp 2,9 Juta
Tak kalah mencengangkan, tiket dari Kualanamu menuju Silangit juga meroket hingga Rp 3,4 juta per orang. Padahal, jarak tempuh darat antara Medan dan Silangit bisa ditempuh dalam beberapa jam, namun medan jalan yang berkelok dan waktu tempuh yang panjang membuat banyak wisatawan serta pebisnis memilih terbang.
Sementara itu, rute Sibolga menuju Gunungsitoli juga tidak murah. Harga tiketnya mencapai Rp 2,9 juta per orang, menjadikannya salah satu rute dengan tarif termahal di Sumut setelah Silangit-Gunungsitoli.
Rute Medan-Gunungsitoli: Paling Terjangkau, Tetapi Masih di Atas Rp 1,5 Juta
Di antara semua rute, penerbangan dari Medan menuju Gunungsitoli menjadi yang paling murah. Maskapai Wings Air melayani rute ini dengan harga Rp 1.597.300 per orang. Waktu tempuh hanya sekitar 1 jam 5 menit dari Bandara Kualanamu ke Bandara Binaka.
Meski tergolong yang paling rendah, angka ini tetap jauh di atas tarif ideal yang diharapkan masyarakat. Belum ada pernyataan resmi dari pihak maskapai maupun pemerintah daerah terkait penyebab lonjakan harga ini.
Dampak ke Warga: Ongkos Perjalanan Membengkak Drastis
Kenaikan harga tiket pesawat antarkota di Sumut ini langsung dirasakan oleh para pelaku perjalanan. Bagi warga Nias yang hendak pulang kampung atau petugas dinas yang harus bolak-balik Medan-Silangit, pengeluaran transportasi bisa membengkak dua hingga tiga kali lipat dari biasanya.
Belum ada kepastian kapan tarif akan kembali normal. Masyarakat diimbau untuk membandingkan harga di beberapa kanal pemesanan atau mempertimbangkan moda transportasi darat untuk rute yang masih memungkinkan.