MEDAN — BADKO HMI Sumut menilai pembangunan puskesmas di kawasan terpencil oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagai kebijakan strategis. Akses kesehatan yang memadai masih menjadi persoalan mendasar di sejumlah pelosok. Daerah-daerah itu kerap terhambat keterbatasan infrastruktur dan akses transportasi.
Akses Kesehatan di Pelosok Jadi Prioritas
Ketua Umum BADKO HMI Sumut Yusril Mahendra menyatakan, pembangunan fasilitas kesehatan di wilayah terpencil menunjukkan keseriusan pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran puskesmas tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan dasar. Lebih dari itu, puskesmas menjadi instrumen penting menekan angka penyakit.
“Pembangunan puskesmas di wilayah terpencil menunjukkan adanya keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memastikan pelayanan kesehatan dapat diakses secara merata oleh masyarakat. Ini merupakan langkah progresif yang patut diapresiasi,” ujarnya, Sabtu.
Bukan Sekadar Bangunan Fisik
BADKO HMI Sumut mendorong agar pembangunan puskesmas diiringi peningkatan kualitas tenaga medis dan ketersediaan obat-obatan. Organisasi ini menilai, pembangunan yang dilakukan harus mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal dan berkelanjutan, bukan sekadar infrastruktur fisik semata.
Kehadiran puskesmas di daerah terpencil dinilai dapat meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak. Hal ini menjadi penting mengingat disparitas pembangunan antarwilayah masih menjadi tantangan di Sumatera Utara.
Komitmen Pemerintah Daerah Diharapkan Berlanjut
BADKO HMI Sumut berharap komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat sektor kesehatan dapat terus dipertahankan. Pemerataan pembangunan kesehatan dinilai sebagai bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan sosial dan pembangunan daerah yang inklusif.
Langkah cepat pemerintah membangun puskesmas di daerah terpencil menjadi indikator hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Di tengah tantangan geografis, kebijakan ini dinilai sebagai bentuk nyata pembangunan berkeadilan yang menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas utama.