MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan gelaran Geo Festival 2026 di Danau Toba akan berlangsung pada 1-5 Juli mendatang. Anggaran sebesar Rp 2 miliar disiapkan khusus untuk jasa event organizer, sebagaimana tercantum dalam laman Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Sumut dengan kode tender 10124834000.
Anggaran Bersumber dari APBD 2026
Paket pengadaan ini berada di bawah Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut. Nilai pagu paket ditetapkan Rp 2.000.000.000, sementara nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp 1.999.831.500.
Setelah melalui proses lelang, tender dimenangkan oleh PT Cakrawala Indo Semesta. Perusahaan tersebut berhasil memenangkan proyek dengan nilai negosiasi sebesar Rp 1.932.637.650, atau sekitar Rp 1,9 miliar.
Apa yang Akan Hadir di Geo Festival 2026?
Geo Festival 2026 direncanakan menghadirkan beragam kegiatan. Mulai dari acara edukatif, atraksi budaya, hingga pameran ekonomi kreatif yang menyasar potensi geowisata Sumatera Utara.
Promosi potensi geowisata menjadi salah satu fokus utama festival ini. Danau Toba sebagai destinasi super prioritas nasional diharapkan semakin dikenal melalui rangkaian acara yang digelar selama lima hari penuh.
Proses Tender Selesai, EO Sudah Ditunjuk
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman SPSE Sumut pada Selasa (19/5/2026), proyek belanja jasa EO ini telah memasuki tahap final. Dengan ditunjuknya pemenang tender, persiapan teknis pelaksanaan Geo Festival 2026 diyakini segera berjalan.
Pemprov Sumut belum merilis detail lebih lanjut mengenai rangkaian acara dan konsep festival. Namun, alokasi anggaran yang mencapai Rp 2 miliar menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengemas acara berskala besar di kawasan Danau Toba.