MEDAN — Sebanyak 5.972 jemaah haji asal Sumatera Utara akan menjalani fase pemulangan melalui Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang mulai 2 hingga 21 Juni 2026. Para jemaah diharapkan tidak hanya membawa predikat haji, tetapi juga perubahan perilaku yang lebih baik di tengah masyarakat.
Bekal Spiritual untuk Kehidupan Sehari-hari
Sulaiman Harahap menekankan bahwa pengalaman selama 41 hari di Tanah Suci harus menjadi bekal berharga. Ia menyebut, setiap manusia pasti menghadapi ujian dan cobaan, baik berupa kehilangan, kegagalan, maupun kesedihan.
"Oleh karena itu, bekal berharga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, lebih sabar, lebih ikhlas, dan lebih bermanfaat bagi sesama," ucapnya usai menyambut jemaah Kloter 1.
Makna Haji Mabrur Setelah Kembali ke Tanah Air
Menurut Sulaiman, predikat haji mabrur bukan hanya terlihat saat berada di Tanah Suci. Sikap dan perilaku setelah kembali ke tengah masyarakat menjadi cerminan utama ibadah yang diterima.
Pihaknya percaya para jemaah haji memiliki peran penting sebagai penguat nilai-nilai moral dan keagamaan di lingkungan masing-masing. "Mari jadikan pengalaman berhaji sebagai energi baru untuk meningkatkan kualitas ibadah," katanya.
Kloter Pertama Tiba dengan Selamat
Ketua PPIH Debarkasi Medan, Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus menyatakan, 360 jemaah haji Kloter 1 tiba dalam keadaan selamat. Rombongan terdiri dari 223 jemaah asal Kota Binjai, 131 jemaah asal Kota Medan, dan enam petugas kloter.
"Alhamdulillah, semuanya selamat. Setelah penyambutan ini, mereka kita lepas ke daerahnya masing-masing," ucap Zulkifli.
Apa yang Diharapkan dari Jemaah Haji Setelah Pulang?
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap para jemaah bisa menerapkan pengalaman spiritual di lingkungan terkecil, yakni keluarga, hingga masyarakat luas. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat moral dan keagamaan di Sumatera Utara.
Apresiasi untuk Petugas Haji
Sulaiman juga mengapresiasi seluruh petugas yang telah bekerja penuh dedikasi. Ucapan terima kasih disampaikan untuk pelayanan mulai dari proses pemberangkatan, selama di Tanah Suci, hingga pemulangan ke Tanah Air.