SUMATERA UTARA — Gempa magnitudo 4,2 terjadi pukul 08.50 WIB atau 09.50 Wita. BMKG dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat (12/6/2026) menyebut episenter gempa terletak pada koordinat 5.60 Lintang Utara dan 125.24 Bujur Timur.
"Gempa Mag:4.2," tulis BMKG. Lembaga itu menambahkan, pusat gempa berada 222 kilometer barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 10 kilometer.
Dampak dan Stabilitas Data
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat guncangan tersebut. BMKG mengingatkan bahwa informasi yang dirilis masih mengutamakan kecepatan.
"Hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," demikian pernyataan BMKG. Masyarakat diimbau tetap waspada namun tidak perlu panik.
Kedalaman Dangkal, Getaran Terasa
Kedalaman gempa hanya 10 kilometer mengindikasikan sumber gempa berada di kerak bumi dangkal. Gempa dangkal semacam ini, meski magnitudonya kecil, berpotensi menimbulkan getaran terasa jika pusatnya dekat permukiman.
BMKG belum merilis data intensitas guncangan di wilayah Tahuna dan sekitarnya. Wilayah Kepulauan Sangihe sendiri dikenal sebagai kawasan rawan gempa karena berada di jalur pertemuan lempeng tektonik aktif.