Pencarian

Tanoto Foundation Buka Pendaftaran TELADAN Cohort 2027, Tawarkan Beasiswa Penuh dan Pelatihan Kepemimpinan untuk Mahasiswa S1

Rabu, 08 Juli 2026 • 08:12:31 WIB
Tanoto Foundation Buka Pendaftaran TELADAN Cohort 2027, Tawarkan Beasiswa Penuh dan Pelatihan Kepemimpinan untuk Mahasiswa S1
Tanoto Foundation membuka pendaftaran program beasiswa dan pelatihan kepemimpinan TELADAN Cohort 2027 untuk mahasiswa S1.

JAKARTA — Tanoto Foundation, organisasi filantropi yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto pada 1981, kembali membuka pendaftaran program unggulannya, TELADAN (Transformasi Edukasi untuk Melahirkan Pemimpin Masa Depan) Cohort 2027. Program ini menyasar mahasiswa S1 di kampus-kampus mitra Tanoto Foundation di seluruh Indonesia.

Inisiatif ini lahir dari keprihatinan terhadap data terbaru. Berdasarkan Labor Market Brief LPEM FEB UI yang dirilis Mei 2026 dengan data Sakernas Agustus 2025, rata-rata lulusan perguruan tinggi di Indonesia butuh waktu 19,8 bulan untuk bertransisi ke dunia kerja. Angka ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan industri.

Bukan Sekadar Beasiswa Biaya Kuliah

Berbeda dari program beasiswa konvensional, TELADAN menggabungkan bantuan finansial dengan pembinaan karakter. Peserta tidak hanya mendapat biaya kuliah penuh dan tunjangan hidup, tetapi juga mengikuti program pengembangan kepemimpinan dan pelatihan soft skills secara terstruktur selama 3,5 semester, dari semester dua hingga semester delapan.

Kombinasi ini didasarkan pada temuan riset berjudul What Drives Graduate Employability? yang terbit di Journal of Further and Higher Education. Studi tersebut menegaskan bahwa kesiapan kerja tidak semata ditentukan oleh nilai akademik, melainkan juga oleh kapasitas diri seperti ketangguhan, komunikasi, kolaborasi, dan pengambilan keputusan.

Empat Pilar Manfaat untuk Tanoto Scholar

Selama mengikuti program, para Tanoto Scholar akan mendapatkan sejumlah manfaat terpadu. Pertama, pengembangan kepemimpinan bertahap melalui Lingkaran Pengembangan TELADAN. Kedua, kesempatan magang di Tanoto Foundation maupun mitra industri. Ketiga, peluang mengikuti kompetisi dan konferensi internasional. Keempat, akses ke jaringan alumni Tanoto Foundation di Indonesia dan luar negeri.

Hasil evaluasi dampak program menunjukkan kontribusi signifikan terhadap kesiapan kerja alumni. Sejumlah pemberi kerja menilai alumni TELADAN memiliki kemampuan komprehensif, cepat beradaptasi, dan mudah belajar di lingkungan kerja baru.

"Dalam dunia kerja yang terus berubah, penuh ketidakpastian, dan semakin kompleks, keunggulan akademik saja tidak lagi cukup," ujar Yosea Kurnianto, Head of Leadership Development and Scholarship Tanoto Foundation, dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa perlu dibekali karakter, kepemimpinan, dan pengalaman nyata agar mampu menerjemahkan pengetahuan menjadi kontribusi bermakna. "Melalui program TELADAN, kami ingin mendampingi mahasiswa agar tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga siap menjadi pemimpin masa depan yang membawa dampak positif," kata Yosea.

Mengapa Kesiapan Kerja Menjadi Isu Kritis?

Laporan LPEM FEB UI mengidentifikasi tiga faktor utama yang memperpanjang masa pencarian kerja. Pertama, ketidaksesuaian antara jurusan pendidikan dengan kebutuhan pasar. Kedua, ekspektasi terhadap jenis pekerjaan dan tingkat upah. Ketiga, belum optimalnya keterhubungan antara perguruan tinggi dengan industri.

Tanoto Foundation menilai penguatan employability harus dimulai sejak mahasiswa masih duduk di bangku kuliah. Program TELADAN menjadi salah satu jawaban untuk menyiapkan pemimpin masa depan yang berintegritas dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Bagikan
Sumber: indexsumut.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks