MEDAN — Ribuan guru agama Islam di Sumatera Utara kini telah mengantongi sertifikat profesi resmi. Penyerahan dokumen tersebut berlangsung di Aula PKK Kota Medan, diikuti oleh 877 tenaga pendidik dari berbagai jenjang pendidikan.
Ketua panitia pelaksana, Muhammad Shiddiq, S.Pd. Gr., menjelaskan bahwa sertifikat ini dikhususkan bagi guru-guru di wilayah Sumatera Utara. Mereka tersebar di 24 kota dan kabupaten, mulai dari tingkat RA, MI, hingga guru PAI di sekolah umum.
Antusiasme Guru dan Dukungan Stakeholder
Muhammad Shiddiq mengungkapkan antusiasme tinggi dari para guru yang hadir dalam acara penyerahan batch ke-4 ini. Kota Medan dipilih sebagai tuan rumah, sejalan dengan program Pemerintahan Kota Medan di bidang pendidikan.
"Yang menerima sertifikat profesi adalah guru-guru Agama Islam yang terdata terdiri dari Bidang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat di SD, SMP & SMA," jelas Muhammad Shiddiq dalam sambutannya.
Harapan untuk Peradaban Baru
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Shiddiq yang didampingi bendahara M. Dimas Restu Adjie, S.Pd.Gr., menyampaikan apresiasi kepada para stakeholder yang telah memfasilitasi acara. Ucapan terima kasih khusus juga ditujukan kepada dosen-dosen UIN Salatiga yang membimbing para guru hingga tuntas.
"Ada pun yang paling utama kami ucapan terima kasih kepada seluruh bapak / Ibu Dosen UIN Salatiga, yang telah membimbing kami sampai Tuntas," terang Muhammad Shiddiq.
Ia berharap para guru agama Islam dapat menjaga konsistensi dalam berkontribusi menciptakan peradaban baru. Target utamanya adalah melahirkan generasi yang beriman, bertaqwa, dan berakhlakul karimah, khususnya untuk Sumatera Utara.
Dampak Sertifikasi bagi Mutu Pengajaran
Sertifikat profesi ini menjadi bukti kompetensi bagi guru agama Islam di daerah. Dengan legalitas resmi dari perguruan tinggi, kualitas pengajaran di madrasah dan sekolah umum diharapkan terus meningkat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat pendidikan karakter di tengah masyarakat.