SUMATERA UTARA — Cedera punggung yang diderita William Saliba saat membela Timnas Prancis di Piala Dunia 2026 memaksa Arsenal bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini. Nama Ezri Konsa muncul sebagai kandidat terkuat, dengan Aston Villa dilaporkan mematok harga minimal 60 juta pounds untuk pemain berusia 28 tahun itu.
Kabar ini mencuat di tengah masa libur Konsa yang tengah menikmati cuti tiga pekan setelah membantu Inggris finis di posisi ketiga Piala Dunia. Namun, ketenangannya segera terusik oleh spekulasi kepindahan yang mulai mengemuka.
Villa Buka Pintu, tapi dengan Syarat
Menurut laporan Caught Offside, Aston Villa tidak akan menghalangi kepergian Konsa apabila ada tawaran yang masuk akal. Klub asal West Midlands itu justru disebut siap melepas bek andalannya di musim panas ini.
Hanya saja, Villa tidak berniat memberikan diskon. Konsa dianggap sebagai salah satu aset paling berharga di skuad asuhan Unai Emery, sehingga tawaran di bawah 60 juta pounds dipastikan akan ditolak mentah-mentah.
Masalah Pertahanan yang Mendesak di Arsenal
Ketertarikan Arsenal terhadap Konsa sebenarnya bukan hal baru. Namun, situasi darurat di lini belakang membuat perburuan ini menjadi prioritas utama.
Saliba diperkirakan akan absen dalam waktu yang cukup lama. Mikel Arteta pun tidak punya banyak pilihan selain mencari bek baru yang siap tampil sejak awal musim. Konsa dinilai cocok karena pengalamannya bermain di Premier League dan performa konsistennya bersama Villa.
Konsa sendiri dikabarkan tertarik untuk mendengarkan tawaran Arsenal. Ia bahkan masuk dalam daftar target utama The Gunners, tetapi keputusan akhir tetap bergantung pada kesediaan manajemen klub London Utara itu mengeluarkan dana besar.
Diskusi Internal di Tubuh Arsenal
Manajemen Arsenal saat ini masih berdiskusi dengan Arteta mengenai langkah selanjutnya. Pertanyaannya sederhana: apakah layak menggelontorkan 60 juta pounds untuk Konsa, atau mencari alternatif yang lebih murah di pasar?
Keputusan ini tidak mudah. Di satu sisi, Arsenal membutuhkan bek berkualitas yang bisa langsung beradaptasi. Di sisi lain, banderol yang diminta Villa terbilang tinggi untuk pemain yang sudah memasuki usia matang.
Jika Arsenal benar-benar serius, mereka harus segera bergerak sebelum klub lain ikut masuk dalam perburuan. Persaingan di bursa transfer musim panas selalu ketat, dan keterlambatan bisa berakibat fatal.