Pencarian

36 Kejadian Karhutla Hanguskan 248 Hektare Lahan di Sumatera Utara, Labuhanbatu Jadi Wilayah Terparah dengan 113 Hektare

Senin, 31 Agustus 2026 • 22:01:31 WIB
36 Kejadian Karhutla Hanguskan 248 Hektare Lahan di Sumatera Utara, Labuhanbatu Jadi Wilayah Terparah dengan 113 Hektare
Petugas memantau titik api kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Utara yang hingga 24 Agustus 2026 menghanguskan 248,22 hektare lahan.

MEDAN — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara mencatat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi sejak 1 Januari hingga 24 Agustus 2026 telah menghanguskan 248,22 hektare lahan. Data sementara tersebut dihimpun dari 36 peristiwa karhutla yang tersebar di 13 kabupaten/kota.

"Sebanyak 36 kejadian dengan luas lahan terbakar 248,22 hektare," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasiliwati, Senin (31/8/2026).

Labuhanbatu Paling Terdampak, Simalungun dan Madina Menyusul

Dari seluruh wilayah yang dilaporkan, Kabupaten Labuhanbatu mencatat kerugian lahan terbesar. Lima kejadian karhutla di daerah itu menghanguskan area seluas 113 hektare — hampir separuh dari total keseluruhan.

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Simalungun dengan lima kejadian dan luas lahan terbakar mencapai 38,1 hektare. Sementara itu, Kabupaten Mandailing Natal melaporkan dua kejadian yang menghanguskan 30 hektare lahan.

Sebaran Karhutla di Wilayah Lain

BPBD Sumut juga mencatat karhutla terjadi dengan skala lebih kecil di sejumlah kabupaten/kota lain. Kabupaten Humbang Hasundutan mengalami enam kejadian dengan 21 hektare lahan terbakar, menjadi yang paling sering dilaporkan meski luasnya tidak sebesar Labuhanbatu.

Wilayah lain yang terdampak meliputi Tapanuli Tengah dengan empat kejadian seluas 12 hektare, Padang Lawas Utara tiga kejadian (10 hektare), serta Labuhanbatu Utara dua kejadian (8 hektare). Nias Utara mencatat dua kejadian dengan enam hektare, Samosir satu kejadian lima hektare, dan Karo dua kejadian seluas 1,5 hektare.

Adapun Tapanuli Selatan melaporkan satu kejadian dengan satu hektare lahan terbakar, sedangkan Deli Serdang mencatat dua kejadian dengan luas 0,62 hektare.

Langkah Antisipasi Karhutla di Sumatera Utara

Menanggapi tingginya angka karhutla, BPBD Sumut memperkuat upaya pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Koordinasi dengan pemangku kebijakan terkait juga terus ditingkatkan untuk menekan potensi kebakaran di masa mendatang.

"Kita juga meningkatkan koordinasi dengan pemangku kebijakan terkait," kata Sri Wahyuni Pancasiliwati menegaskan komitmen instansinya dalam penanganan karhutla di Sumatera Utara.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: amp.suara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks