Pencarian

6 Gunung Api Meletus Beruntun 31 Agustus 2026, dari Ibu hingga Semeru

Selasa, 08 September 2026 • 10:03:31 WIB
6 Gunung Api Meletus Beruntun 31 Agustus 2026, dari Ibu hingga Semeru
Gunung Ibu di Halmahera Barat tercatat mengalami enam kali erupsi dengan kolom abu yang membumbung beberapa ratus meter di atas puncak pada 31 Agustus 2026.

SUMATERA UTARA — Enam gunung api di Indonesia menunjukkan peningkatan aktivitas pada hari yang sama, Senin, 31 Agustus 2026. Kejadian ini berlangsung serentak namun tidak dipicu oleh satu penyebab tunggal. Karakteristik erupsi dan tinggi kolom abu di setiap gunung berbeda-beda, sehingga pemantauan dilakukan secara terpisah oleh petugas di masing-masing pos pengamatan.

Gunung Ibu Meletus Enam Kali, Kolom Abu Membumbung

Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, menjadi yang paling aktif pada hari itu. Erupsi pertama tercatat pukul 00.01 WIT, kemudian berulang pada pukul 06.53, 09.13, 10.58, 14.59, dan 15.18 WIT.

Total enam kali letusan terjadi dengan ketinggian kolom abu yang bervariasi. Material vulkanik teramati membumbung hingga beberapa ratus meter di atas puncak, menjadikan gunung ini yang paling sering meletus dalam rentang waktu 24 jam tersebut.

Dua Gunung di NTT Erupsi, Status Siaga di Lewotobi

Nusa Tenggara Timur mencatat dua erupsi pada hari yang sama. Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata meletus sekitar pukul 11.28 Wita dengan kolom abu setinggi 700 meter dari puncak, atau mencapai 2.123 meter di atas permukaan laut. Abu berwarna putih hingga kelabu bergerak condong ke barat mengikuti arah angin.

Sementara itu, Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, ikut meletus pukul 12.53 Wita. Kolom abu kelabu setinggi 300 meter menjulang dari puncak dan terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 7,4 milimeter selama 3 menit 22 detik.

Level aktivitas Lewotobi Laki-laki berada di Level III atau Siaga. Radius 5 kilometer dari pusat erupsi wajib dikosongkan dari aktivitas masyarakat dan wisatawan. Warga di sekitar sungai yang berhulu di gunung juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan.

Semeru Catat 19 Letusan dan Luncuran Lava Pijar

Gunung Semeru di Jawa Timur menunjukkan aktivitas vulkanik tertinggi dari segi frekuensi. Pada periode pengamatan, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini mengalami 19 kali letusan dengan kolom abu kelabu tebal setinggi 400 hingga 900 meter dari puncak.

Selain letusan, guguran lava pijar terpantau meluncur hingga 1.000 meter ke arah tenggara. Hal ini dilaporkan oleh Sigit Rian Alfian, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, yang menegaskan bahwa pergerakan material vulkanik dari tubuh gunung masih terus berlangsung.

Anak Krakatau dan Sinabung Ikut Tercatat

Dua gunung lain melengkapi daftar erupsi harian tersebut. Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dan Gunung Sinabung di Sumatera Utara juga dilaporkan meletus pada 31 Agustus 2026, meski detail ketinggian kolom abu keduanya tidak dirinci lebih lanjut dalam laporan yang beredar.

Masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar kawasan gunung api diimbau mematuhi rekomendasi keselamatan dari otoritas setempat. Mengingat aktivitas dapat berubah sewaktu-waktu, pantau informasi resmi dari Pos Pengamatan Gunung Api terdekat sebelum merencanakan perjalanan ke area terdampak.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: spatialhighlights.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks