Pencarian

Data Penumpang Cathay Pacific hingga Japan Airlines Bocor, 145.000 Pemesanan Terdampak

Sabtu, 31 Oktober 2026 • 12:35:31 WIB
Data Penumpang Cathay Pacific hingga Japan Airlines Bocor, 145.000 Pemesanan Terdampak
Kebocoran data Amadeus berdampak pada sekitar 53.000 pemesanan Cathay Pacific dan 92.000 data pelanggan Japan Airlines.

SUMATERA UTARA — Kebocoran data di penyedia perangkat lunak perjalanan Amadeus berdampak pada sekitar 53.000 pemesanan Cathay Pacific dan 92.000 data pelanggan Japan Airlines. Cathay Pacific memastikan sistem operasional dan penerbangannya tidak terganggu insiden yang terdeteksi 28 Oktober tersebut. Maskapai asal Hong Kong itu menyusul Japan Airlines dan Asiana Airlines yang lebih dulu melaporkan dampak serupa.

Dalam laporan yang dirilis Jumat (30/10), Cathay Pacific menyebut insiden pada 28 Oktober tersebut berdampak pada sekitar 53.000 pemesanan tiket. Data yang terekspos mencakup referensi pemesanan, nama penumpang, dan detail penerbangan pada sebagian besar kasus.

Pada sebagian kecil kasus, informasi pribadi tambahan turut terekspos. Cathay Pacific menegaskan tidak ada bukti yang menunjukkan informasi keuangan atau pembayaran telah diakses.

Rentang Waktu Pemesanan yang Terdampak

Mengutip data Amadeus, Cathay Pacific menyatakan kebocoran ini menyasar pemesanan yang dilakukan antara Agustus hingga September 2023. Artinya, traveler yang memesan tiket pada periode tersebut perlu waspada terhadap potensi penyalahgunaan data.

Amadeus telah mengambil langkah penanganan atas insiden tersebut. Penyedia perangkat lunak itu juga menerapkan peningkatan kemampuan pemantauan dan deteksi pada sistem mereka.

Japan Airlines dan Asiana Airlines Lebih Dulu Melapor

Japan Airlines melaporkan insiden serupa pada pekan yang sama, dengan data 92.000 pelanggan terdampak akibat akses tidak sah ke sistem Amadeus. Jumlah itu menjadikan total data penumpang yang terdampak di dua maskapai ini mencapai sekitar 145.000.

Asiana Airlines dari Korea Selatan juga masuk dalam daftar maskapai yang melaporkan dampak kebocoran di Amadeus. Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah data pelanggan Asiana yang terekspos.

Amadeus mengaku telah mengetahui adanya kerentanan yang memengaruhi lingkungan tampilan pemesanan perjalanan. Namun, perusahaan menolak memberi tanggapan saat ditanya soal jumlah maskapai dan pelanggan yang datanya terdampak.

Status Investigasi Amadeus

Investigasi atas kerentanan sistem Amadeus masih berlangsung. Sejauh ini, perusahaan menyatakan tidak ada indikasi bahwa celah tersebut dieksploitasi untuk tujuan serangan ransomware.

Amadeus belum merinci berapa lama proses investigasi bakal berjalan. Mereka juga belum membeberkan langkah lanjutan bagi pelanggan maskapai yang datanya terdampak.

Yang Perlu Dilakukan Traveler

Bagi Anda yang memesan tiket penerbangan Cathay Pacific, Japan Airlines, atau Asiana Airlines pada Agustus–September 2023, pantau terus surel dan pengumuman resmi maskapai. Referensi pemesanan dan detail penerbangan yang bocor berpotensi disalahgunakan untuk penipuan bermodus perubahan jadwal.

Waspadai pesan yang mengaku dari maskapai dan meminta data pembayaran. Cathay Pacific memastikan informasi finansial tidak diakses dalam insiden ini, sehingga permintaan semacam itu patut dicurigai.

Informasi terkini soal penanganan kebocoran dapat dikonfirmasi langsung ke kanal resmi masing-masing maskapai atau Amadeus.

Follow redaksisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks