PMI Sumut Serahkan Bantuan Pascabanjir di Jantung Sejarah Tanjungpura

Ketua PMI Sumut Rahmat Shah menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada dosen dan guru terdampak banjir di Langkat.
Penulis: Redaksi
Selasa, 13 Januari 2026 | 23:50:05 WIB

Langkat — Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada dosen dan guru Jamiah Mahmudiyah Lithalabil Khairiyah yang terdampak banjir di Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua PMI Sumut Rahmat Shah di Aula Institut Jamiah Mahmudiyah (IJM), Minggu (11/1).

Penyerahan bantuan dilakukan di lingkungan IJM yang berada di samping Masjid Azizi. Rahmat Shah didampingi Wakil Ketua PMI Sumut Dr. H. Sakhyan Asmara, MSP, dan bantuan diterima oleh Ketua Pengurus Besar Jamiah Mahmudiyah Lithalabil Khairiyah Prof. Dr. H. Fachruddin Azmi, MA.

Paket bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok dan perlengkapan harian, di antaranya beras, gula, sabun, pasta gigi, kain sarung, serta kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu pemulihan para pendidik yang terdampak banjir dan tanah longsor.

Dalam keterangannya, Rahmat Shah menegaskan PMI Sumut terus bergerak secara sukarela bersama para relawan dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di Sumatera Utara. Bahkan, PMI Sumut juga turut menyalurkan bantuan ke wilayah Aceh, khususnya Aceh Tamiang.

“Markas PMI Sumut membuka layanan 24 jam untuk menerima dan menyalurkan bantuan dari berbagai daerah, lembaga, maupun perusahaan, baik untuk Sumatera Utara maupun Aceh,” ujar Rahmat Shah dalam keterangan tertulis, Selasa (13/1).

Ia menambahkan, bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah telah menimbulkan dampak besar, termasuk bagi kalangan pendidik di lingkungan Jamiah Mahmudiyah. Karena itu, kehadiran PMI Sumut diharapkan dapat meringankan beban para korban.

“Kita harus tetap kuat, tabah, dan tawakal dalam menghadapi musibah. Yakinlah, di balik setiap ujian pasti ada hikmahnya,” kata Rahmat Shah.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Fachruddin Azmi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan PMI Sumut. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi para dosen dan guru yang terdampak langsung bencana banjir.

Ia menjelaskan, dari total 92 dosen Institut Jamiah Mahmudiyah, sebanyak 85 orang terdampak dan terpaksa mengungsi. Selain itu, 78 dari 110 guru madrasah juga mengalami kondisi serupa akibat banjir yang merendam permukiman.

Banjir tidak hanya merusak rumah dan kendaraan, tetapi juga peralatan elektronik, bahkan sebagian rumah terendam hingga atap. Sebagian dosen dan guru baru dapat kembali ke rumah pada hari kelima, sementara air benar-benar surut pada hari kesembilan sehingga pembersihan lumpur bisa dilakukan.

Selain itu, banjir juga mengakibatkan kerusakan serius pada sarana pendidikan. Sekitar 7.000 buku dan kitab turats dari khazanah perpustakaan yang berdiri sejak 1912 rusak, serta 67 unit komputer penunjang kegiatan pendidikan tidak dapat digunakan.

Acara penyerahan bantuan turut dihadiri Rektor IJM Dr. Muhammad Shaleh, Wakil Rektor I Dr. Muhammad Fuad, Sekretaris Yayasan Jamiah Mahmudiyah Syufriansyah, MPd, para kepala madrasah diniyah, tsanawiyah, dan aliyah, serta perwakilan Asosiasi Profesor Doktor Indonesia Langkat Dr. Syehfuddin, MA.

Usai penyerahan bantuan, Rahmat Shah bersama rombongan meninjau langsung kondisi perpustakaan IJM untuk melihat kerusakan buku dan perangkat komputer akibat banjir. Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Museum Daerah Kabupaten Langkat guna meninjau koleksi sejarah Langkat dan Kesultanan Melayu, serta menerima penjelasan dari Koordinator Museum Syufriansyah, MPd.

Reporter: Redaksi