Kantor Wilayah BPN Sumatera Utara dan Kantor Pertanahan Kota Tanjungbalai menyabet predikat Terbaik III kearsipan tingkat kementerian. Penghargaan ini menegaskan komitmen keduanya dalam mengelola arsip elektronik secara akuntabel dan tertib.
JAKARTA — Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara dan Kantor Pertanahan Kota Tanjungbalai meraih penghargaan nasional di bidang kearsipan. Keduanya dinobatkan sebagai Terbaik III dalam ajang Monitoring dan Evaluasi Indikator Layanan Umum Tata Naskah dan Kearsipan Biro Umum dan Layanan Pengadaan Tahun 2025.
Penghargaan diserahkan pada Rabu, 6 Mei 2026, di Aula Prona Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Jakarta Selatan. Acara ini dirangkaikan dengan Webinar Kearsipan bertema “Mewujudkan Kepastian Hukum melalui Arsip Elektronik yang Akuntabel.”
Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara masuk sebagai pemenang Terbaik III pada kategori Unit Kearsipan II. Sementara itu, Kantor Pertanahan Kota Tanjungbalai juga meraih Terbaik III pada kategori Unit Kearsipan III.
Capaian ini membuktikan komitmen jajaran BPN Sumatera Utara dalam mewujudkan tata kelola kearsipan yang tertib, profesional, dan akuntabel. Pengelolaan arsip yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di lingkungan ATR/BPN.
Penghargaan tersebut juga menunjukkan keseriusan satuan kerja di daerah dalam menerapkan sistem administrasi modern berbasis arsip elektronik yang terintegrasi. Arsip yang terkelola rapi dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Dengan penghargaan ini, Kanwil BPN Sumut berharap seluruh satuan kerja di wilayahnya terus meningkatkan kualitas pengelolaan arsip, baik dalam tata naskah dinas maupun penyimpanan dokumen elektronik. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan pelayanan pertanahan yang efektif, transparan, dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
Prestasi Kanwil BPN Sumut dan Kantor Pertanahan Kota Tanjungbalai diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran ATR/BPN untuk terus berinovasi membangun sistem kearsipan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. (ABN/BAS/rel)