MEDAN — Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan, menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) di ruang kerjanya, Senin (11/5). Pertemuan ini bukan seremoni belaka, melainkan forum diskusi terbuka untuk membedah dinamika pelayanan keimigrasian di Sumut.
Parlindungan didampingi Kabag Tata Usaha dan Umum Gelora Adil Ginting serta Kabid Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Arauna Giovanni. Dalam forum itu, ia memaparkan capaian kinerja sekaligus mengupas secara transparan kendala yang dihadapi.
Parlindungan menegaskan bahwa merangkul elemen masyarakat seperti HBB adalah strategi konkret, bukan formalitas. Tujuannya: menjaring masukan objektif dari sudut pandang warga.
"Dengan melibatkan DPP HBB, Imigrasi berharap dapat memetakan permasalahan secara lebih tajam untuk kemudian dirumuskan menjadi kebijakan yang solutif," ujarnya.
Ketua Umum DPP HBB Lamsiang Sitompul mengapresiasi keterbukaan jajaran Imigrasi Sumut. Ia menyebut kehadiran pengurus HBB bertujuan memberikan kontribusi pemikiran dan mencari solusi bersama atas isu-isu krusial yang menyentuh kepentingan masyarakat luas.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan warga dengan regulasi pemerintah. Sinergi antara imigrasi dan organisasi masyarakat ini merupakan pengejawantahan amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI untuk mewujudkan pelayanan "PRIMA".
Melalui diskusi terbuka ini, kedua belah pihak berkomitmen mengawal peningkatan kualitas layanan di Sumatera Utara. Upaya proaktif ini membuktikan bahwa transparansi dan kolaborasi adalah kunci utama dalam membangun birokrasi yang responsif dan berorientasi pada kepentingan rakyat.