BMKG: 19 Wilayah di Sumut Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang pada Jumat, Waspada di Medan dan Deli Serdang

Penulis: Syahrul Karim  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 19:55:46 WIB
BMKG prediksi hujan ringan hingga sedang melanda 19 wilayah di Sumatera Utara pada Jumat.

MEDAN — Hujan diprediksi membasahi hampir seluruh penjuru Sumatera Utara pada Jumat besok. BMKG Stasiun Meteorologi Wilayah I mencatat, potensi hujan ringan hingga sedang akan merata mulai pagi hingga dini hari di 19 titik, termasuk Medan, Deli Serdang, dan Langkat.

Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Hujan?

Pada pagi hari, hujan ringan diperkirakan turun di Langkat, Nias Selatan, Deli Serdang, dan Serdang Bedagai. Memasuki siang hingga sore, intensitas meningkat menjadi ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Sumut.

Memasuki malam hari, hujan ringan meluas ke Padanglawas Utara, Simalungun, Labuhanbatu, Mandailing Natal, Asahan, Batubara, Tanjung Balai, Tebing Tinggi, Samosir, dan Labuhanbatu Selatan. Dini hari, titik hujan menyusut menjadi enam wilayah: Asahan, Serdang Bedagai, Labuhanbatu Utara, Langkat, Tanjung Balai, dan Labuhan Batu.

Mengapa Hujan Terjadi Sepanjang Hari?

Prakirawan BBMKG Wilayah I Budi Prasetyo menjelaskan, fenomena MJO yang berada di fase 3 (Indian Ocean) menjadi biang kerok utama. "Ditambah lagi pada skala lokal, kondisi labilitas atmosfer terpantau cukup kuat di Sumatera Utara, sehingga turut mendukung proses konvektif," ujarnya di Medan, Kamis (14/5).

Selain MJO, keberadaan daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari pesisir timur hingga pesisir barat Sumut turut memperkuat pertumbuhan awan hujan. Kondisi ini membuat hujan bisa terjadi secara merata dan bertahan lama.

Waspada di Tiga Wilayah Rawan

BMKG secara khusus meminta warga mewaspadai potensi hujan intensitas ringan hingga sedang di tiga kategori wilayah: pegunungan, pantai barat, dan pantai timur Sumatera Utara. Suhu udara diperkirakan berkisar 16 hingga 33 derajat Celcius dengan kelembaban 75 hingga 99 persen.

Angin bertiup dari selatan ke barat daya dengan kecepatan rendah, hanya 3 hingga 9 kilometer per jam. Meski kecepatan angin rendah, akumulasi hujan yang terus-menerus berpotensi menyebabkan genangan di titik-titik rendah.

Apa yang Perlu Dilakukan Warga?

Masyarakat diimbau mempersiapkan perlengkapan hujan saat beraktivitas di luar rumah, terutama bagi yang melintasi jalur pegunungan dan pesisir. Pengemudi kendaraan roda dua diminta ekstra hati-hati di jalanan licin.

Bagi warga yang tinggal di bantaran sungai atau daerah rawan longsor, BMKG menyarankan untuk meningkatkan kewaspadaan jika hujan berlangsung lebih dari dua jam tanpa henti. Belum ada peringatan dini bencana, namun potensi cuaca ekstrem tetap harus diantisipasi.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: koran-jakarta.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top