MEDAN — Cuaca di Sumatera Utara pada Kamis (21/5/2026) didominasi oleh hujan ringan yang merata di berbagai kabupaten dan kota. Berdasarkan data terbaru BMKG Sumut, kondisi udara kabur juga melanda sejumlah daerah, termasuk Kota Tanjung Balai, Tapanuli Selatan, Asahan, dan Labuhanbatu. Fenomena ini patut diwaspadai oleh warga yang hendak beraktivitas di luar ruangan, terutama bagi pengguna jalan raya.
BMKG mencatat, udara kabur terjadi di empat wilayah, yakni Kota Tanjung Balai, Tapanuli Selatan, Asahan, dan Labuhanbatu. Sementara itu, hujan ringan melanda 17 daerah lainnya, termasuk Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Labuhanbatu Selatan, Nias Barat, Kota Pematangsiantar, Kota Sibolga, Kota Binjai, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Nias, Langkat, Karo, Simalungun, Dairi, Mandailing Natal, Nias Selatan, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, dan Samosir.
Kondisi berawan dilaporkan terjadi di 12 kabupaten dan kota, di antaranya Labuhanbatu Utara, Nias Utara, Kota Medan, Kota Tebing Tinggi, Kota Gunungsitoli, Kota Padangsidimpuan, Deli Serdang, Toba, Serdang Bedagai, dan Batu Bara. Cuaca berawan ini diperkirakan tidak menghalangi aktivitas warga, namun potensi perubahan cuaca tetap perlu diantisipasi.
BMKG Sumut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penurunan jarak pandang akibat udara kabur, khususnya di wilayah Tapanuli Selatan dan Asahan. Bagi pengendara, disarankan mengurangi kecepatan dan menyalakan lampu utama saat melintasi area berkabut. Sementara itu, daerah yang diguyur hujan ringan diimbau untuk menyiapkan perlengkapan hujan, terutama bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda motor.
Laporan cuaca ini disusun berdasarkan data resmi dari BMKG Sumut yang dirilis melalui laman resmi mereka. Warga dapat memantau perkembangan cuaca terkini melalui kanal informasi BMKG atau aplikasi cuaca terpercaya.