DELI SERDANG — Suara klakson dan gemuruh mesin kendaraan memecah hening perkebunan kelapa sawit PT Lonsum di Desa Batu Lokong, Kecamatan Galang, Kamis (21/5/2026). Ratusan pendukung kandidat kepala desa nomor urut 2, Terang Lesmana, menggelar konvoi akbar sebagai puncak kampanye. Mereka menaiki sepeda motor dan mobil pick-up, beriringan mengelilingi kawasan perkebunan yang masih didominasi pohon sawit.
Desa Batu Lokong terletak di dalam kawasan perkebunan PT Lonsum. Dengan lima dusun dan kurang lebih 300 kepala keluarga, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di desa itu mencapai sekitar 700 orang. Meski tak sebesar desa tetangga, semangat warga mengikuti pesta demokrasi tak surut. Ibu-ibu dan remaja ikut memadati lokasi kampanye, berharap lahir pemimpin baru yang membawa perubahan.
Terang Lesmana, calon kades nomor urut 2, menyampaikan visinya kepada awak media saat kampanye. Ia bertekad menjadikan Batu Lokong sebagai desa yang maju dan sejahtera. "Walaupun desa kita dikelilingi kebun sawit PT Lonsum, saya tidak akan mau kalah. Saya ingin membuat perubahan yang lebih baik, terutama untuk generasi muda," ujarnya di sela-sela konvoi.
Pemilihan kepala desa di Kabupaten Deli Serdang memasuki tahap kedua. Sebanyak 76 desa yang tersebar di 19 kecamatan menggelar pesta demokrasi secara serentak. Kampanye di Desa Batu Lokong menjadi salah satu yang paling semarak, dengan konvoi yang memanfaatkan akses jalan perkebunan sebagai rute utama.
Antusiasme warga tak hanya terlihat dari jumlah peserta kampanye. Sejumlah ibu-ibu yang ditemui di lokasi mengaku berharap pemimpin baru nanti bisa mengelola potensi desa yang berada di tengah perkebunan sawit. "Kami ingin ada perubahan. Desa ini punya banyak pemuda, jangan sampai mereka pergi merantau terus. Harus ada lapangan kerja di sini," ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.
Pilkades di Kabupaten Deli Serdang dijadwalkan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Proses pemungutan suara akan menentukan apakah visi perubahan yang diusung para kandidat bisa terwujud untuk Desa Batu Lokong.