Wali Kota Medan Ajak Pelajar Al Washliyah Jadi Garda Depan Lawan Judi Daring yang Kian Marak

Penulis: Syahrul Karim  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:11:01 WIB
Wali Kota Medan mengajak pelajar Al Washliyah menjadi garda depan melawan judi daring.

MEDAN — Judi daring tidak lagi hanya menjangkau kalangan dewasa. Data Kementerian Komunikasi dan Digital menyebutkan, hampir 200 ribu anak di Indonesia telah terpapar judi daring, dan 80 ribu di antaranya masih berusia di bawah sepuluh tahun.

Fakta itu yang mendorong Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas turun langsung menemui para pelajar. Ia meminta Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) Kota Medan untuk ikut memerangi aktivitas yang merusak generasi muda itu.

Ancaman Nyata bagi Generasi Muda

"Karena judi daring merusak mentalitas generasi muda," ujar Rico usai menghadiri kegiatan IPA di Kota Medan, Sabtu.

Menurut Rico, pelajar dan mahasiswa seyogianya berperan aktif memberantas segala kegiatan yang merusak penerus bangsa. Ia menegaskan, judi daring kini tidak hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga anak-anak dan remaja.

"Mari bersama-sama kita memerangi aktivitas yang merusak generasi bangsa seperti narkoba, tawuran, pornografi, dan judi daring," kata Rico dalam kesempatan tersebut.

Menjadi Agen Perubahan di Lingkungan Sendiri

Wali Kota meminta seluruh elemen masyarakat, termasuk IPA Kota Medan, untuk proaktif melaporkan jika menemukan aktivitas judi daring di lingkungan masing-masing. Ia mendorong para pelajar untuk menjadi agen perubahan.

"Ayo menjadi agen perubahan melalui kegiatan positif yang mampu membangun karakter, kreativitas, serta kepedulian sosial," ujarnya.

Edukasi Lebih Efektif daripada Sekadar Blokir

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut penanganan judi daring tidak cukup hanya dengan menutup akses dan memblokir situs. Strategi yang lebih efektif adalah penguatan literasi digital dan edukasi langsung ke masyarakat mengenai dampak negatif judi daring.

Langkah Wali Kota Medan yang langsung turun ke sekolah-sekolah dan organisasi pelajar ini menjadi salah satu bentuk implementasi edukasi langsung yang disarankan pemerintah pusat. Dengan menyasar pelajar, pemkot berharap kesadaran menolak judi daring bisa tumbuh sejak dini.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top