SUMATERA UTARA — Kami menghabiskan waktu lebih dari seminggu dengan Genesis Electrified GV70 2027 untuk mengevaluasi apakah SUV listrik premium dari merek asal Korea ini masih relevan di tengah gempuran kompetitor baru. Uji kami mencakup kondisi jalan tol, macet perkotaan, dan jalan berkelok untuk menguji kenyamanan, performa, dan efisiensi energi secara menyeluruh.
Dari luar, Electrified GV70 mempertahankan bahasa desain khas Genesis dengan garis bodi yang mengalir dan lampu depan split yang langsung dikenali. Yang lebih menarik justru di dalam kabin—material yang digunakan terasa premium dengan jahitan rapi dan sentuhan akhir yang solid.
Detail knurled metal pada tombol putar transmisi dan kontrol lainnya mengingatkan kami pada finishing mobil-mobil mewah Inggris. Layar sentuh 27,0 inci yang membentang di sebagian besar dashboard menjadi pusat perhatian, mendukung Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel. Ruang kabin cukup lega untuk kelas SUV kompak, dengan kursi baris kedua yang tetap nyaman untuk penumpang dewasa.
Dua motor listrik di poros depan dan belakang menghasilkan tenaga gabungan 483 horsepower dengan penggerak semua roda sebagai standar. Di tes akselerasi, Electrified GV70 melesat dari 0-60 mph (0-97 km/jam) dalam 3,8 detik—jauh lebih cepat dari versi bensin GV70 yang butuh 4,9 detik dengan mesin V-6 twin-turbo.
Tenaga terasa langsung dan responsif di semua kecepatan, membuat manuver menyalip di jalan tol terasa aman dan mudah. Handling-nya juga mengesankan untuk SUV seberat ini, dengan body roll yang terkendali dan kemudi yang presisi.
Masalah terbesar Electrified GV70 ada pada jarak tempuhnya. EPA mencatat 243-263 mil (391-423 km) tergantung ukuran roda, tapi dalam pengujian dunia nyata kami hanya mendapat sekitar 190 mil (306 km). Angka ini jauh di bawah rival sekelas seperti BMW, Cadillac, dan Volvo yang rata-rata sudah menembus 300 mil per pengisian penuh.
Karakter pedal rem juga butuh adaptasi. Transisi antara pengereman regeneratif dan rem mekanis terasa tidak konsisten, membuat pengereman halus di kemacetan sedikit sulit dikuasai. Ini bukan masalah besar setelah terbiasa, tapi tetap menjadi catatan yang mengganggu kenyamanan berkendara harian.
Sistem pengisian cepat DC mendukung hingga 240 kW, yang menurut Genesis mampu mengisi baterai dari 10-80 persen dalam waktu kurang dari 20 menit. Dalam pengujian kami di stasiun pengisian cepat, mobil ini terbukti mampu menambah jarak tempuh secara signifikan dalam waktu singkat—salah satu yang tercepat di kelasnya.
Namun, kecepatan pengisian ini hanya berguna jika infrastruktur pengecasan cepat tersedia dan berfungsi baik. Di Indonesia, ketersediaan charger cepat yang mendukung daya tinggi masih terbatas di luar kota-kota besar, jadi pertimbangkan kebutuhan perjalanan jarak jauh Anda sebelum memutuskan membeli.
Genesis menurunkan harga dasar Electrified GV70 lebih dari USD 5.000 (sekitar Rp 80 juta) tahun ini. Namun, penurunan harga ini diiringi penghapusan panoramic sunroof standar—kini hanya tersedia di trim Advanced dan Prestige yang juga mendapat potongan harga.
Kapasitas derek maksimal 3.500 pon (sekitar 1.587 kg), cukup untuk trailer ringan atau perahu kecil, meski lebih rendah dari BMW iX3 yang mampu menarik hingga 4.400 pon.
Genesis Electrified GV70 2027 adalah pilihan tepat bagi Anda yang mengutamakan kemewahan kabin, performa menggelegar, dan desain yang lebih mahal dari harganya. Jika jarak tempuh harian Anda di bawah 300 km dan ada akses ke pengisian daya di rumah atau kantor, mobil ini menawarkan paket lengkap yang sulit ditandingi di kelasnya.
Namun, jika Anda sering melakukan perjalanan antar kota atau menginginkan teknologi baterai terbaru dengan jarak tempuh lebih jauh, ada banyak alternatif dari BMW, Cadillac, dan Volvo yang lebih efisien. Kabar baiknya, rumor menyebutkan versi extended-range dengan generator bensin onboard akan hadir tahun depan—mungkin layak ditunggu jika jarak tempuh adalah prioritas utama Anda.