449 Pelajar Korban Keracunan MBG di Karo Terima Tali Asih PDI Perjuangan, Duitnya Masuk Rekening BRI

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:01:32 WIB
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon menyerahkan tali asih kepada 449 pelajar korban keracunan MBG di Gedung Kesenian Taman Budaya Kabupaten Karo, Berastagi.

KARO — Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon menyerahkan tali asih kepada 449 pelajar korban keracunan MBG di Gedung Kesenian Taman Budaya Kabupaten Karo, Berastagi. Rombongan diterima langsung oleh orang tua korban yang datang memenuhi gedung.

Rapidin datang bersama Wakil Ketua Bidang Politik Sutrisno Pangaribuan, Sekretaris DPD Sutarto, dan Bendahara Meriahta Sitepu. Sejumlah pengurus lain turut mendampingi penyerahan bantuan tersebut.

Rekening BRI, Bukan Uang Tunai

Bantuan disiapkan dalam bentuk rekening tabungan yang dibuka melalui kerja sama dengan BRI. Rapidin menyebut kehadiran kader partai harus dirasakan langsung oleh keluarga yang terdampak.

"Kedatangan kami adalah memberikan makna atau arti bahwa kalian, ibu bapak, bukan sendirian. Kader-kader perjuangan turut juga merasakan apa yang bapak ibu rasakan," kata Rapidin.

Keresahan orang tua kembali muncul dalam pertemuan itu. Mereka mempertanyakan jaminan pemulihan anak dan pola MBG ke depan agar kejadian serupa tidak terulang.

Perintah Megawati: Pantau Terus Anak-Anak Karo

Rapidin menyampaikan salam Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kepada para pelajar korban. Kehadiran jajaran DPD di Karo disebutnya sebagai tindak lanjut perintah langsung Megawati.

"Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, menyatakan kepada saya agar menanyakan bagaimana perkembangan anak-anak Karo yang telah terkena dampak keracunan daripada makanan bergizi itu," ujarnya.

Pesan itu, menurut Rapidin, sederhana: kader harus hadir di tengah masyarakat dalam suka maupun duka.

Usul: Anggaran MBG Ditransfer ke Rekening Orang Tua

Rapidin mengaku sudah menyampaikan usulan perubahan pola MBG dalam pertemuan di Jakarta dengan Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman. Salah satu gagasannya, anggaran MBG disalurkan langsung ke rekening orang tua.

Ia mencontohkan, anggaran Rp15 ribu per porsi untuk lima hari dalam sepekan bisa dihitung dan ditransfer berkala setiap bulan kepada sasaran program. Mekanisme itu dinilai membuat penerima bantuan lebih jelas dan penggunaan anggaran lebih mudah ditelusuri.

Usulan lain, makanan yang dibawa anak ke sekolah dinilai ahli gizi untuk memastikan kandungan gizinya memenuhi standar.

"Semestinya masyarakat atau anak didik ini harus dibantu pemerintah. Misalnya 30 orang dalam satu kelas, pasti ada 10 orang anak orang kaya. Dan anak orang kaya ini kan belum tentu membutuhkan MBG. Semestinya itu uang ditransfer kepada ibu-ibu," ujarnya.

Korban di Daerah Lain Sumut Juga Akan Disantuni

Rapidin memastikan perhatian PDI Perjuangan tidak berhenti di Karo. Anak-anak di daerah lain di Sumatera Utara yang terdampak kejadian serupa, menurut dia, juga akan mendapat bantuan.

"Jadi Ibu Megawati menyampaikan, Anda sebagai kader harus berada di tengah masyarakat, suka maupun duka. Di sana agar memberikan penguatan. Itulah yang diperintahkan Ibu Mega kepada kami," tutupnya.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: tribrata.tv This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top