MEDAN — Estafet kepemimpinan di lingkungan Kanwil BPN Sumatera Utara resmi berganti. Nugraha, yang telah dilantik sejak 4 Juni 2026, secara resmi menerima mandat sebagai Kepala Kanwil dalam upacara serah terima jabatan yang digelar Selasa lalu.
Pergantian ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi di tubuh BPN. Nugraha diharapkan membawa energi baru untuk memperkuat tata kelola pertanahan dan mendorong pelayanan publik yang lebih responsif di Sumut.
Pesan Sri Pranoto: Tantangan Pertanahan Makin Kompleks
Dalam sambutan perpisahannya, Sri Pranoto menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi selama masa kepemimpinannya. Ia menekankan bahwa capaian yang diraih merupakan hasil kerja kolektif.
"Setiap capaian yang telah diraih merupakan hasil dari kerja keras bersama. Karena itu, saya berharap kinerja baik yang telah dibangun selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan," ujarnya.
Menurut Sri Pranoto, tantangan di bidang pertanahan ke depan akan semakin dinamis. Ia mendorong agar inovasi dan profesionalisme terus dijaga untuk menghadirkan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat Sumatera Utara.
Optimisme Baru di Bawah Nugraha
Keluarga besar Kanwil BPN Sumut menyambut kepemimpinan Nugraha dengan optimisme. Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, ia dinilai mampu membawa organisasi semakin adaptif dan berdaya saing.
Nugraha diminta untuk melanjutkan program strategis yang sudah berjalan sekaligus mendorong terobosan baru. Target utamanya adalah mewujudkan pelayanan pertanahan yang modern, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Serah terima jabatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, menandai berlanjutnya estafet kepemimpinan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara menuju organisasi yang lebih inovatif.