LANGKAT — Kebijakan tegas diberlakukan di lingkungan SMP/SMA Dharma Patra, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat. Para siswa yang kedapatan membuang sampah sembarangan akan dikenakan sanksi berupa memungut sampah di area sekolah.
Aturan ini disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah SMK Dharma Patra Pangkalan Susu, Muhammad Yunus, SPD, di hadapan seluruh murid SMA dan SMP dalam kegiatan kuliah Jumat pagi di halaman pendopo sekolah, Jumat (14/7/2026).
Fokus pada Sampah Perorangan dan Kebiasaan Sarapan
Muhammad Yunus menjelaskan, arahan ini difokuskan pada kemandirian siswa terhadap sampah yang dihasilkan secara perorangan, seperti bungkus nasi atau kemasan sarapan pagi. Ia menilai kebiasaan kecil ini menjadi titik awal pembentukan disiplin kebersihan.
"Kegiatan rutinitas Jumat pagi sengaja saya beri arahan terkait kemandirian terhadap sampah hasil perorangan seperti bungkus nasi atau sarapan pagi. Agar ke depan tidak lagi membuang sembarangan," ujar Muhammad Yunus saat dikonfirmasi di kantornya.
Ia menegaskan, sanksi memungut sampah akan diberlakukan bagi siswa yang melanggar. Selain itu, para siswa juga diminta untuk saling mengingatkan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah masing-masing.
Target Sekolah Sejuk, Bersih, dan Asri
Dalam kesempatan itu, Muhammad Yunus mengajak seluruh siswa yang hadir untuk bersama-sama mewujudkan SMA Dharma Patra sebagai sekolah yang sejuk, bersih, dan asri. Ajakan ini merupakan bagian dari rutinitas pembinaan karakter yang dilakukan setiap Jumat pagi.
"Mari bersama ke depan kita jadikan sekolah SMA Dharma Patra menjadi sekolah yang sejuk bersih dan asri," ajaknya di hadapan para siswa.
Dukungan Orang Tua Siswa
Salah seorang orang tua siswi yang kebetulan hadir setelah mengantar anaknya mengaku senang dengan arahan yang diberikan kepala sekolah. Ia menilai penerapan disiplin kebersihan sejak dini sangat penting bagi pembentukan karakter anak.
"Sangat penting menerapkan dan mendisiplinkan anak tentang kebersihan lingkungan. Membiasakan anak datang tepat waktu serta menjaga kebersihan mandiri berawal dari dirinya sendiri membentuk pondasi kepribadian anak yang baik berawal dari sekolah ini," ujar ibu Sarinah.
Ia berharap dunia pendidikan di Indonesia, khususnya SMA Dharma Patra, semakin baik ke depannya melalui pembiasaan disiplin yang diterapkan di lingkungan sekolah.