Pencarian

Danau Toba Jadi Tuan Rumah Geofest ke-7, 40 Geosite Baru dan Kerja Sama dengan Geopark Asia Tenggara Disiapkan

Rabu, 24 Juni 2026 • 13:29:01 WIB
Danau Toba Jadi Tuan Rumah Geofest ke-7, 40 Geosite Baru dan Kerja Sama dengan Geopark Asia Tenggara Disiapkan
Danau Toba dipilih menjadi tuan rumah Geofest ke-7 pada Juli 2026 dengan lokasi utama di Simalungun, Samosir, dan Karo.

MEDAN — Tiga kabupaten di kawasan Danau Toba akan menjadi pusat perhelatan Geotourism Festival (Geofest) ke-7 pada Juli 2026. General Manager TCUGGp Azizul Kholis menyebutkan puncak acara akan berlangsung di Simalungun, Samosir, dan Karo.

"Ini bukan sekadar festival, tapi ajang memperluas jaringan dan kerja sama antar-geopark dunia," kata Azizul dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Selasa.

40 Geosite Baru untuk Perpanjang Waktu Kunjung Wisatawan

Salah satu agenda utama yang diumumkan adalah penetapan sedikitnya 40 geosite baru di kawasan Kaldera Toba. Azizul menjelaskan, penambahan ini dirancang untuk memperkaya pilihan destinasi wisata sekaligus mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama.

"Kita akan tambah Geosite Kaldera Toba 40 lagi, jadi pengunjung punya pilihan yang lebih banyak dan juga akan menambah waktu kunjungan," ujarnya.

Kerja Sama Lintas Negara Dicanangkan Saat Geofest

Geofest ke-7 juga menjadi panggung untuk memperkuat kerja sama dengan jaringan geopark Asia Tenggara. Azizul menyebutkan, penandatanganan nota kesepahaman akan dilakukan bersama Geopark Lenggong dan Langkawi dari Malaysia, serta geopark dari Thailand dan Filipina.

"Kerja samanya akan dicanangkan pada saat Geofest ke-7," kata Azizul menjelaskan.

Dampak Ekonomi bagi Masyarakat Lokal

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumut, Adryanta Putra Ginting, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, Geofest berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat lokal.

"Kita akan berikan dukungan penuh, apalagi ini skalanya sudah internasional. Mudah-mudahan mendorong perekonomian lokal, jumlah kunjungan, dan juga popularitas Danau Toba di dunia,” kata Adryanta.

Selain seminar penguatan tata kelola geopark dan forum ilmiah internasional, rangkaian acara juga mencakup peresmian geosite baru. Dengan persiapan yang matang, Danau Toba diharapkan mampu menarik perhatian wisatawan global dan memperkuat posisinya sebagai destinasi geowisata unggulan.

Kapan Geofest ke-7 Digelar?

Geotourism Festival ke-7 akan berlangsung pada 1-5 Juli 2026. Puncak acara akan dipusatkan di tiga kabupaten: Simalungun, Samosir, dan Karo.

Berapa Banyak Geosite Baru yang Akan Diresmikan?

TCUGGp menargetkan penambahan 40 geosite baru di kawasan Kaldera Toba. Penambahan ini diharapkan memperkaya pilihan destinasi dan memperpanjang durasi kunjungan wisatawan.

Apa Saja Agenda Utama dalam Geofest ke-7?

Agenda meliputi penandatanganan kerja sama antar-UGGp, seminar tata kelola geopark, peresmian geosite baru, dan forum ilmiah internasional. Acara ini juga menjadi ajang promosi geokonservasi dan pariwisata berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks