ASAHAN — Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PT PPSU) Ferry Indra turut hadir dalam peluncuran tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari partisipasi PT PPSU dalam agenda pembangunan daerah yang digarap bersama Pemprov Sumut.
Program Bus Perintis dirancang sebagai upaya mempermudah akses transportasi bagi pelajar. Sasaran utamanya adalah siswa yang selama ini menempuh perjalanan panjang menuju sekolah tanpa angkutan umum yang memadai.
Lima Kabupaten Jadi Wilayah Layanan Pertama
Sebanyak 33 unit armada disebar ke lima kabupaten: Asahan, Batu Bara, Samosir, Nias Utara, dan Padang Lawas Utara. Total pelajar yang dilayani mencapai 1.008 orang.
Pemilihan wilayah mengacu pada kondisi geografis dan keterbatasan angkutan umum setempat. Pelajar di daerah-daerah itu sebelumnya bergantung pada kendaraan pribadi atau angkutan seadanya untuk sampai ke sekolah.
Bobby Nasution: Transportasi Faktor Penting Pendidikan
Gubernur Bobby Nasution menegaskan bahwa kemudahan akses transportasi merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung sektor pendidikan. Lewat program ini, pemerintah berharap pelajar bisa menjangkau sekolah dengan lebih mudah tanpa terbebani biaya perjalanan.
Bobby juga menyoroti sisi keselamatan. Keberadaan Bus Perintis diharapkan mengurangi ketergantungan pelajar pada sepeda motor, terutama untuk perjalanan pulang-pergi sekolah.
"Bobby juga berharap seluruh armada yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran," demikian disampaikan dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Beban Orang Tua Berkurang, Risiko Jalanan Menurun
Biaya transportasi harian selama ini menjadi pengeluaran rutin keluarga pelajar di wilayah pinggiran. Dengan bus gratis, beban itu tidak lagi ditanggung orang tua.
Dari sisi keselamatan, peralihan dari sepeda motor ke bus dinilai menekan risiko kecelakaan di jalan. Pelajar yang sebelumnya berangkat sendiri atau berboncengan kini bisa menumpang armada resmi.
Para pelajar diimbau menjaga fasilitas serta mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan menuju maupun pulang dari sekolah.
Sinergi Pemprov dan PT PPSU untuk Pemerataan Akses
Peluncuran Bus Perintis masuk dalam Program Prioritas Proyek Strategis Daerah (PSD.41). Program ini menempatkan layanan transportasi sebagai instrumen pendukung pemerataan kesempatan pendidikan.
PT PPSU berperan sebagai badan usaha milik daerah yang terlibat dalam penyediaan prasarana. Kolaborasi dengan Pemprov Sumut diharapkan memperluas jangkauan layanan ke wilayah lain di provinsi ini.
Pemerintah daerah menargetkan peningkatan layanan transportasi terus berlanjut. Dukungan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci agar manfaat program dirasakan pelajar di lebih banyak kabupaten.