SUMATERA UTARA — Desa pengrajin kayu Thanh Lang di komune Xuan Lang saat ini menjadi salah satu sentra produksi dan pengolahan kayu terbesar di Provinsi Phu Tho. Data kepolisian setempat mencatat, terdapat 872 perusahaan produksi dan perdagangan kayu serta 26 toko khusus bahan baku kayu yang beroperasi di kawasan tersebut, menyerap hampir 2.500 tenaga kerja.
Risiko Ledakan di Tengah Gelombang Panas
Peningkatan skala produksi berbanding lurus dengan ancaman kebakaran. Pihak berwenang mengidentifikasi tiga pemicu utama: sistem listrik yang kelebihan beban, puntung rokok yang tidak dipadamkan sempurna, dan insiden saat proses pengecatan.
"Ketika kebakaran terjadi di area yang berisi kayu, serbuk gergaji, dan bahan kimia, api biasanya menyebar dengan sangat cepat," demikian pernyataan resmi kepolisian komune. Kondisi cuaca panas yang mencapai puncaknya pada musim ini disebut memperparah risiko, karena suhu tinggi berkepanjangan dikombinasikan dengan pemakaian perangkat listrik berdaya besar dalam produksi dapat memicu korsleting kapan saja.
Inspeksi Rutin dan Pemutakhiran Alat Pemadam
Kapten Bui Quoc Hung dari Kepolisian Komune Xuan Lang menyatakan pihaknya secara rutin melakukan sosialisasi dan inspeksi ke rumah-rumah produksi. "Karena karakteristik unik desa pengrajin kayu yang memiliki banyak bahan mudah terbakar, kami mendorong pengoperasian kelompok keselamatan kebakaran lingkungan yang efektif," ujarnya.
Salah satu pemilik usaha, Nguyen Huy Trung, mengaku telah memisahkan area produksi, pengecatan, dan penyimpanan bahan baku. "Keluarga saya selalu melengkapi alat pemadam kebakaran portabel dan memeriksanya secara berkala," kata Trung. Ia menambahkan, tata letak bengkel dan sistem kelistrikan menjadi prioritas utama untuk mengantisipasi kebakaran.
Model Kelompok Keselamatan Terbukti Efektif
Sejak awal tahun 2026, Kepolisian Komune Xuan Lang telah mengeluarkan sejumlah rencana peningkatan kapasitas pencegahan kebakaran bagi masyarakat. Warga secara berkala mendapat pelatihan dan praktik langsung keterampilan pemadaman api serta penyelamatan.
Seluruh komune saat ini menjalankan 12 kelompok keselamatan kebakaran lingkungan. Model ini dinilai efektif membantu warga mendeteksi risiko sejak dini dan memobilisasi pasukan penyelamat saat terjadi insiden. Meski demikian, pihak kepolisian mengingatkan agar tidak lengah, terutama saat gelombang panas mencapai puncaknya.