MEDAN — Tidak ada kata pensiun untuk menjadi berarti. Kalimat itu yang coba ditanamkan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas kepada ratusan lansia yang hadir dalam peringatan HLUN ke-30 di Hotel Madani, Kamis (18/6/2026).
“Jangan pernah berkata saya sudah tua atau sudah lansia. Setiap usia punya makna, dan setiap hari kehidupan selalu bernilai,” ujar Rico Waas di hadapan peserta.
Lansia Bukan Fase Akhir, Tapi Puncak Kebijaksanaan
Menurut Rico, setiap fase kehidupan mulai dari kanak-kanak hingga lansia memiliki arti penting. Ia justru menilai masa lansia sebagai fase paling berharga karena sarat pengalaman, kebijaksanaan, dan nilai hidup yang bisa diwariskan ke generasi muda.
Pesan itu ia sampaikan bukan sekadar motivasi. Rico menegaskan bahwa makna terbesar dalam hidup bukanlah jabatan atau harta, melainkan keluarga yang terus mendampingi hingga akhir. Karena itu, ia mendorong para lansia untuk tetap sehat dan aktif.
“Jadilah Cahaya bagi Keluarga”
“Jadilah lansia yang tangguh, tetap sehat, tetap semangat, menjadi cahaya bagi keluarga, dan inspirasi bagi anak-anak,” pesan Rico Waas.
Peringatan HLUN ke-30 ini digelar Pemko Medan melalui Dinas Sosial sebagai bentuk apresiasi terhadap peran lansia di tengah masyarakat. Acara dihadiri puluhan peserta dari berbagai kelurahan di Kota Medan.
Wali Kota berharap para lansia tidak menarik diri dari lingkungan sosial. Ia justru mendorong mereka untuk tetap terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan dan menjadi sumber inspirasi bagi anak serta cucu di rumah.