SUMATERA UTARA — Creative Industries Independent Standards Authority (CIISA) resmi membuka portal pelaporan pelanggaran bagi pekerja film, televisi, musik, dan teater di Inggris. Portal ini menerima laporan dugaan pelecehan, kekerasan, dan diskriminasi secara rahasia, dengan sekitar 30 laporan masuk sejak uji coba terbatas pada Juni lalu. Langkah ini diambil saat sistem hukum Inggris tengah menangani kasus dugaan kekerasan seksual yang menyeret nama Russell Brand.
CIISA kini berstatus sebagai lembaga pelaporan pelanggaran resmi yang diakui parlemen. Pekerja industri kreatif dapat melaporkan pengalaman yang berkaitan dengan Standar CIISA, termasuk perilaku yang berdampak luas pada orang lain di lingkungan kerja.
Pelaporan dilakukan secara rahasia. CIISA menyatakan akan mengambil langkah hati-hati untuk melindungi identitas setiap individu yang melapor. Portal ini juga membuka akses bagi pekerja yang sebelumnya terikat perjanjian kerahasiaan atau NDA.
Apa Itu CIISA dan Mengapa Portal Ini Dibentuk
CIISA adalah lembaga independen yang dibiayai oleh industri kreatif Inggris. Tujuannya menciptakan standar perilaku kerja yang jelas di sektor film, TV, musik, dan teater.
Philippa Childs, kepala serikat pekerja hiburan Bectu, menyebut industri kreatif selama ini menjadi tempat yang rawan penyalahgunaan kekuasaan. Menurutnya, ketimpangan kuasa yang ekstrem, dominasi kerja lepas, dan proyek berdurasi pendek membuat pelaku pelecehan bisa bersembunyi.
"Memberi pekerja platform anonim, lintas industri, dan diakui untuk melaporkan perilaku buruk adalah langkah penting berikutnya dalam upaya mengatasi perundungan dan pelecehan," ujar Childs.
Konteks: Kasus Russell Brand dan Budaya Ketakutan
Peluncuran portal ini bertepatan dengan salah satu kasus paling menonjol di industri hiburan Inggris. Komedian dan aktor Russell Brand saat ini menghadapi tiga dakwaan pemerkosaan, tiga dakwaan penyerangan seksual, dan satu dakwaan penyerangan tidak senonoh di pengadilan.
Laporan dan investigasi seputar tuduhan tersebut menyebut adanya budaya ketakutan dan intimidasi. Pengaruh serta popularitas Brand dinilai memungkinkan perilaku yang dituduhkan berlangsung selama bertahun-tahun tanpa terhenti.
Seberapa Besar Respons Pekerja Sejauh Ini
Layanan pelaporan ini pertama kali diuji coba pada Juni. Setelah diakui parlemen sebagai entitas pelaporan pelanggaran resmi, CIISA menerima sekitar 30 laporan hingga 1 Oktober.
Jumlah itu diperkirakan akan bertambah seiring dibukanya portal penuh. Pada tahap pertama, layanan ini lebih fokus membangun gambaran menyeluruh tentang perilaku dan praktik yang memengaruhi pekerja di sektor kreatif, bukan menindaklanjuti setiap kasus secara individual.
Dukungan Pemerintah dan Harapan ke Depan
Menteri Kebudayaan Lisa Nandy menegaskan tidak ada ruang untuk pelecehan dan diskriminasi di tempat kerja. Ia menyebut portal CIISA sebagai langkah penting dalam menangani persoalan ini.
"Portal pelaporan baru CIISA adalah langkah penting dalam mengatasi masalah ini, dan pemerintah akan terus mendukung mereka di setiap langkah," kata Nandy. "Keselamatan di tempat kerja tidak bisa ditawar, dan kami berharap para pemberi kerja di seluruh industri kreatif bekerja sama dengan CIISA dan menjunjung standar tertinggi."
Helena Kennedy KC, ketua CIISA, menyebut peluncuran ini sebagai tonggak penting. Ia mengingatkan bahwa sebagai organisasi yang didanai industri, CIISA membutuhkan dukungan penuh dari sektor tersebut agar dapat terus memenuhi permintaan layanannya.
Bagi pekerja yang melapor, perlindungan hukum tambahan di bawah undang-undang pelaporan pelanggaran Inggris tetap berlaku. Termasuk untuk kasus-kasus yang sebelumnya terikat perjanjian kerahasiaan.